Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Pecat Pejabat Pertahanan Terkait Penanganan Informasi Sensitif

📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 00:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Pecat Pejabat Pertahanan Terkait Penanganan Informasi Sensitif Doc: ANTARA/ALVIANSYAH PASARIBU
Ket. Pemandangan Kota Tokyo dari Tokyo Tower Observatory.

Istanbul - Jepang pada Jumat memecat dan menskors sejumlah pejabat pasukan pertahanan karena berbagai masalah termasuk kesalahan penanganan informasi sensitif, lapor Kyodo.

Kementerian Pertahanan mengatakan telah mendisiplinkan sebanyak 218 anggota Pasukan Bela Diri dan birokrat senior akibat kesalahan penanganan informasi rahasia serta makan dan minum di kantin pangkalan militer tanpa membayar.

Para individu yang menghadapi tindakan disipliner juga dituduh menyalahgunakan kekuasaan.

Sebanyak 11 orang dipecat, dua orang diturunkan jabatannya, 83 diskors, 14 orang dipotong gajinya, dan tujuh lainnya mendapatkan surat peringatan. Sisanya baik ditegur maupun diberi peringatan.

Dengan meningkatnya jumlah skandal di SDF dan kementerian membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah.

Praktik penipuan yang diyakini melibatkan puluhan anggota Pasukan Bela Diri Maritim, diduga sudah biasa terjadi dan mungkin berlangsung sejak 2017 hingga 2022.

Mengenai penyalahgunaan kekuasaan, tiga pejabat tinggi kementerian setingkat direktur ke atas dituduh berulang kali melontarkan kata-kata intimidasi kepada bawahannya sehingga menimbulkan tekanan psikologis.

Perilaku tersebut terungkap selama atau setelah penyelidikan khusus kementerian terhadap berbagai bentuk pelecehan di semua unit SDF dari September 2022 hingga Agustus 2023, menyusul kasus pelecehan seksual tingkat tinggi yang melibatkan mantan anggota perempuan Pasukan Bela Diri Darat Rina Gonoi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.