Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Sakaratul Maut' Hadirkan Konflik Keluarga Dibalut Kengerian Khodam

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 20:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Sakaratul Maut' Hadirkan Konflik Keluarga Dibalut Kengerian Khodam Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Aktris Indah Permatasari (kanan) bersama Della Dartyan (kiri) menjawab pertanyaan saat berkunjung ke kantor LKBN Antara di Antara Heritage Center, Jakarta, Jumat (12/7). Kunjungan tersebut dalam rangka promosi film “Sakaratul Maut” dengan genre horor yang akan tayang 1 Agustus 2024 di bioskop.

JAKARTA - Rapi Films menghadirkan film horor terbaru Sakaratul Maut yang disutradarai oleh Sidharta Tata, membawa cerita seputar konflik keluarga dengan kengerian khodam yang menghantui keluarga tersebut.

Film yang dibintangi oleh Indah Permatasari sebagai Retno dan Della Dartyan sebagai Wati, membawa cerita menarik seputar kehidupan kakak beradik yang tidak mengetahui bahwa ayahnya memiliki khodam yang akhirnya membuat ayah mereka menemui kesulitan saat sakaratul maut.

Indah mengatakan konflik keluarga yang dibalut dengan horor menjadi cerita menarik yang membuatnya ingin bergabung di film ini.

"Film ini tidak hanya menghadirkan horor doang tapi segi cerita sangat logis, setiap karakter punya tujuan masing-masing sehingga jadi satu film manis walaupun genre horor, film ini secara tidak langsung buat logika kita berjalan," kata Indah saat media visit di Antara Heritage Center, Jumat (12/7).

Salah satu konflik yang dimainkan di sini adalah perebutan harta warisan dari sang ayah yang membuat hubungan kakak beradik menjadi tegang. Della yang memerankan karakter Wati mengatakan dalam memperdalam karakternya ia perlu mengasah dialek bahasa Jawanya dan mempelajari situasi karakter Wati yang merupakan seorang pedagang toko kecil di daerah Klaten.

Ia juga mengatakan harus memainkan adegan marah-marah dengan bahasa Jawa yang menjadi salah satu tantangan dalam memerankan karakternya di film Sakaratul Maut.

"Kan harus ngomong Jawa fasih, sementara Wati orangnya blak-blakan, kalau ngomong temponya cepat, dan di sini Wati sering banget marah-marah jadi aku beneran kayak nge-rap, lumayan kalau salah, tapi alhamdulillah lancar," kata Della.

Indah pun juga menghadapi hal yang sama dalam memperdalam bahasa Jawa, terlebih latar belakang Indah yang merupakan orang Makassar membuatnya harus memperdalam kosa kata agar terdengar lebih medok.

"Kalau aku pribadi lebih ke bahasa karena lebih susah karena takutnya beberapa tempat ga gitu Jawanya, medoknya, aku kepikiran banget, selebihnya alhamdulillah lancar, karena ada proses reading juga," kata dia.

Baik Indah dan Della mengatakan film Sakaratul Maut banyak mengulas tentang kehidupan manusia dan ingin memberikan pesan bahwa dalam berhubungan dengan sesama manusia harus berbuat baik agar tidak mempersulit orang-orang di sekitarnya.

Sakaratul Maut menceritakan tentang Retno dan Wati yang menghadapi musibah kecelakaan orang tuanya. Sang ibu meninggal di tempat namun sang ayah, Pak Wiryo harus menghadapi sakaratul maut karena diketahui ada khodam yang membuatnya sulit meninggal. Di satu sisi, sang ayah ternyata memiliki istri kedua dan mereka memiliki saudara tiri yang memperebutkan warisan dari sang ayah. Konflik pun mulai terjadi seiring dengan Wati dan Retno yang harus menghadapi khodam ayahnya yang menghantui seluruh keluarga.

Sakaratul Maut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Agustus 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.