Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Diminta segera Tuntaskan Penataan RW Kumuh di Jakarta

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Diminta segera Tuntaskan Penataan RW Kumuh di Jakarta Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Warga saat membersihkan Rumah Barokah Palmerah di Jakarta, Rabu (3/6/2024). Rumah tersebut merupakan program Pemprov DKI dalam mengentaskan kawasan kumuh di daerah tersebut.

Jakarta - DPRD DKI Jakarta meminta kepada Pemprov DKI untuk segera menuntaskan penataan RW kumuh di daerah itu karena dari data yang ada masih terdapat 450 RW.

"Jumlah kawasan kumuh di Jakarta memang banyak, bahkan di samping gedung-gedung mewah banyak," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masih ada 450 RW kumuh pada 2023, untuk itu perlu adanya penataan yang masif, agar pada 2027 tidak ada lagi lingkungan RW kategori kumuh di Jakarta.

Ia mengimbau Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta bersama BPS segera menindaklanjutiagar penataan Kota Jakarta berjalan dengan lancar.

"Saya berharap memang seiring dengan DKI menjadi DKJ(daerah khusus Jakarta) harus segera dituntaskan (penataan RW kumuh)," katanya.

Menurut dia, salah satu upaya yang bisa dilakukan Pemprov DKI yakni membangun hunian vertikal atau rumah susun (Rusun), khusus masyarakat menengah ke bawah.

"Paling tidak, perbanyak bangunan ke atas, rumah susun diperbanyak untuk penataan permukiman kumuh," katanya.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Afan Adriansyah Idris menambahkan berdasarkan data BPS tercatat di Jakarta ada 450 RW kumuh, dari jumlah itu, sebanyak 200 RW di Ibu Kota sudah mendapatkan penanganan.

Sedangkan sisanya sebanyak 250 RW akan mendapat pembenahan secara bertahap hingga tahun anggaran 2026.

Bahkan, kampung kumuh di permukiman padat itu tidak memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang memadai karena jarak satu rumah dengan yang lain berdekatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.