Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, BKSDA Cirebon Menindaklanjuti Laporan Kemunculan Macan di Kuningan

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BKSDA Cirebon Menindaklanjuti Laporan Kemunculan Macan di Kuningan Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Tangkap layar dari cuplikan video yang direkam oleh warga saat adanya kemunculan seekor macan tutul di Desa Gunungmanik, Kuningan, Jabar, pada Selasa (9/7/2024).

Cirebon - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Cirebon telah menindaklanjuti laporan tentang kemunculan seekor macan tutul di Desa Gunungmanik, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, guna mencegah konflik antara warga dengan satwa liar tersebut.

"Kami menerima laporan bahwa pada Selasa (9/7) malam kemarin, ada macan tutul yang menampakkan diri di Desa Gunungmanik," kata Kepala BKSDA Resor Cirebon Selamet Priambodo di Cirebon, Kamis.

Setelah menerima laporan itu, pihaknya langsung mengidentifikasi dan memeriksa jejak kaki serta beberapa cuplikan video yang menampilkan hewan tersebut.

Selamet mengatakan hasil identifikasi itu menunjukkan kalau macan tutul tersebut, sempat berkeliaran di dekat permukiman warga Desa Gunungmanik.

"Berdasarkan keterangan dan bukti visual, memang terdapat jejak dan penampakan macan tutul," ujar Slamet.

Ia menyampaikan, beberapa langkah penanggulangan sudah dilakukan, guna memastikan keberadaan hewan ini tidak mengganggu masyarakat setempat maupun sebaliknya.

Selain itu, kata dia, BKSDA Resor Cirebon sudah berkoordinasi dengan pihak desa hingga kepolisian setempat, untuk mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah pada malam hari.

"Kami bersiaga bersama polisi, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dilengkapi dengan petasan untuk mengusir macan tutul jika muncul kembali," ujarnya.

Slamet menambahkan jika penampakan macan tutul terus terjadi, pihaknya akan menggunakan jebakan kandang serta melakukan tembak bius untuk menangkap hewan itu.

"Meskipun di Gunungmanik belum terlihat lagi, tapi kami juga menerima laporan dari warga mengenai keberadaan macan tutul di tiga titik berbeda di daerah Selajambe, Kuningan. Kami akan menyelidiki laporan tersebut," ungkap dia.

Sementara itu Juhari, Kepala Desa Gunungmanik, menyebutkan macan tutul yang berkeliaran pada Selasa (9/7) itu, sempat mengejar dua warga dan mendekati daerah permukiman.

Sebagai langkah pencegahan, ia mengatakan bahwa BKSDA Jawa Barat telah menelusuri jejak macan tutul itu dan memberikan 20 buah petasan untuk mengusir satwa tersebut.

"Kami juga melakukan ronda untuk menjaga keamanan warga. Kami khawatir karena macan tutul semakin mendekati pemukiman," kata Juhari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.