Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Belajar dari Kegagalan Adu Penalti

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 07:07 WIB | Oleh:
Inggris Belajar dari Kegagalan Adu Penalti Doc: KENZO TRIBOUILLARD/AFP
Ket. berselebrasi I Kiper Inggris, Jordan Pickford berselebrasi setelah menangan adu pinalti dalam pertandingan perempat final UEFA, Euro 2024 antara Inggris versus Swiss di Duesseldorf Arena, Duesseldorf, Sabtu (6/7).

DÜSSELDORF, JERMAN - Sejarah Inggris di turnamen besar dipenuhi dengan rasa kecewa akibat adu penalti. Sejauh ini The Three Lions mampu mengatasi momok yang menakutkan di masa lalu itu untuk mengalahkan Swiss dan mencapai semifinal Piala Eropa 2024.

The Three Lions sempurna dari titik penalti dengan lima tendangan berhasil di Dusseldorf. Penjaga gawang Jordan Pickford melanjutkan catatan luar biasa dengan menggagalkan tendangan Manuel Akanji.

Ini sangat kontras dengan kekecewaan akibat penalti yang dialami tim asuhan Gareth Southgate tiga tahun lalu ketika kalah di final Piala Eropa 2020 saat menjadi tuan rumah. Sebagai pemain, Southgate juga mengalami kegagalan dalam adu penalti setelah tendangannya digagalkan dalam kekalahan dari Jerman di semifinal Piala Eropa 1996.

Namun perhatian Southgate terhadap detail membantu mengubah catatan buruk dengan tiga kemenangan dari empat adu penalti di bawah asuhannya. Inggris memenangkan adu penalti Piala Dunia untuk pertama kalinya melawan Kolombia pada 2018 dalam perjalanan ke semifinal. Kemenangan di perempat final adalah yang kedua bagi Inggris dalam sejarah Piala Eropa. Inggris juga mengalahkan Swiss dalam laga playoff perebutan tempat ketiga di final UEFA Nations League 2019.

"Kami punya proses yang baik. Kami telah berada di empat adu penalti, menang tiga kali," ujar Southgate. Inggris menyempurnakan proses itu sedikit. Inggris memiliki lebih banyak pengambil penalti reguler dalam skuad sekarang dibandingkan dulu dan lebih banyak yang pernah berada di adu penalti.

Ketenangan Inggris dari titik penalti sangat mengesankan. Harry Kane digantikan di perpanjangan waktu karena kelelahan. Usia rata-rata dari lima penendang hanya sedikit di atas 23 tahun. Southgate telah lama menepis anggapan bahwa penalti adalah keberuntungan. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.