Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belajar dari Helsinki, Membangun IKN Menjadi Kota Cerdas dan Bahagia

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat ini, permasalahan yang masih terjadi di Indonesia adalah terkait transparansi-sejauh mana inisiasi masyarakat akan ditanggapi dan dalam kurun waktu berapa lama permasalahan dapat terselesaikan.

Sebagai wujud kota pintar, pembangunan IKN dapat mengambil contoh baik dari praktik partisipasi publik yang dilakukan di Helsinki. Melibatkan masyarakat dalam membangun kota pintar dan memberikan informasi kemajuan serta waktu penyelesaian yang pasti terkait usulan yang diberikan mungkin dapat meningkatkan peluang dalam mewujudkan berbagai cita-cita besar IKN, termasuk menjadi kota yang bahagia.

Ketika merasa didengar dan dirangkul, ruang emosional dan kreativitas masyarakat dalam memberikan pendapat menjadi lebih terpenuhi.

3. Keterbukaan ruang inovasi dan kreativitas

Di Helsinki, ruang inovasi dan kreativitas sangat terbuka luas. Partisipasi masyarakat juga sangat tinggi. Hal ini didorong oleh kemudahan akses usaha dan juga pelayanan publik serta perizinan yang mudah. Menariknya, Pemerintah Kota Helsinki juga memberikan dana hibah kepada pengusaha-pengusaha baru yang potensial dalam bentuk startup grants dengan nominal mencapai kurang lebih Rp13 juta per bulan selama satu tahun agar usaha tersebut dapat beroperasi secara stabil. Masyarakat bahkan dapat mendaftarkan ide-ide usahanya sebelum mendirikan perusahaan tersebut.

Kesempatan dan dukungan seperti ini telah memenuhi ruang emosi dan menciptakan ketenangan tersendiri bagi masyarakat Helsinki, sehingga mendorong mereka untuk lebih berinovasi. Ini terbukti dengan banyaknya jumlah usaha baru yang tumbuh di kota tersebut.

Hal serupa dapat pula diterapkan dalam pembangunan kota cerdas IKN. Ruang-ruang inovasi dan kreativitas tidak hanya diberikan untuk perusahaan yang telah berdiri, tetapi juga bagi ide-ide inovatif dari anak-anak muda dalam mewujudkan apa yang telah dituliskan dalam Cetak Biru Kota Cerdas Nusantara. Kesempatan dalam berinovasi ini dapat mendorong realisasi kota cerdas yang bahagia dengan merangkul ide-ide sesuai kebutuhan masyarakatnya.

4. Membangun kepercayaan

Berdasarkan OECD Trust Survey yang menganalisis terkait level kepercayaan masyarakat di suatu negara, tingkat kepercayaan di Finlandia baik di level individu maupun pemerintah terbilang tinggi. Masyarakat di Finlandia bahkan memiliki kepercayaan besar pada layanan publik yang diberikan pemerintah. Khususnya, masyarakat di Helsinki menunjukkan kepercayaan dan kepuasan pada pemerintah daerah dan pelayanan publik paling besar dibandingkan kota-kota lain di Finlandia.

Di Helsinki, masyarakat juga saling percaya satu sama lain. Hal ini dibuktikan dengan angka kriminalitas yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi. Sebagai contoh, mayoritas anak-anak di Helsinki selalu berangkat dan pulang sekolah secara mandiri sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar.

Wujud kota pintar berbasis kepercayaan ini menjadikan masyarakatnya lebih bahagia tanpa rasa khawatir akan kriminalitas atau tindakan tindak bertanggung jawab yang dilakukan oleh pemerintah maupun sesama warga.

Pemerintah kota Helsinki pun tidak lupa meletakkan perhatian besar pada jaminan pendidikan dan kesehatan sebagai pondasi kota bahagia. Dalam Helsinki City Strategy 2021-2025, alokasi pengeluaran anggaran operasional untuk sektor kesehatan dan sektor pendidikan adalah dua terbesar di tahun 2020 dengan persentase 47% untuk pelayanan sosial serta kesehatan dan 26% untuk pendidikan.

Melalui upaya-upaya ini, baik pemerintah maupun masyarakat secara bertahap membangun kepercayaan satu sama lain. Kepercayaan yang terbangun ini juga menjadikan masyarakat di dalamnya memiliki rasa aman di lingkungannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.