Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPDB Bersama untuk Perluas Kuota

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
PPDB Bersama untuk Perluas Kuota Doc: ANTARA/Bayu Pratama S.
Ket. Petugas membantu orang tua murid dan calon peserta didik baru melakukan pengecekan status pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMK Negeri 1, Jakarta, Senin (10/6).

JAKARTA - Guna memperluas kuota atau daya tampung penerimaan siswa baru, maka Pemprov Jakarta mengadakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersama antara sekolah negeri dan sekolah swasta.

"Dalam masa PPDB bersama ini biaya pendidikan ditanggung pemerintah provinsi sampai lulus," kata Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta, Purwosusilo, kepada pers di Jakarta, Selasa. Purwo mengatakan bahwa sudah beberapa tahun belakangan Jakarta menyelenggarakan PPDB bersama antara sekolah negeri dan swasta. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan daya tampung sekolah.

Menurutnya, daya tampung sekolah negeri memang tidak mampu menerima seluruh lulusan sekolah di bawahnya untuk masuk ke sekolah lanjutan lebih tinggi. Untuk itu, dengan adanya PPDB bersama diharapkan dapat tertampung lebih banyak lulusan. Sedangkan terkait biayanya, ditanggung pemerintah.

PPDB bersama ini meningkatkan keadilan dan memberikan akses serta meningkatkan mutu. "Jakarta sudah beberapa tahun melaksanakan PPDB bersama. PPDB sekolah swasta bersama dalam satu sistem dengan sekolah negeri," ujarnya.

Purwo menambahkan, siswa yang diterima di PPDB bersama terutama masuk sekolah swasta dan dibiayai pemerintah, tidak boleh pindah selama mengikuti pendidikan. Selain itu, sekolah swasta yang masuk PPDB bersama juga diseleksi terlebih dulu sehingga tidak semua sekolah swasta bisa mengikutinya.

"Kami mengkaji dan menelaah. Kemudian kami mengklasifikasikan berdasarkan mutu. Jadi, ketika ada yang tidak diterima di negeri karena keterbatasan daya tampung, bisa diakomodasi di sekolah swasta," katanya.

Lebih jauh Purwo menuturkan bahwa masyarakat memilih untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri karena biaya. Sebab di sekolah negeri gratis. Sedangkan di sekolah swasta harus mengeluarkan biaya besar. "Kalau kita mau dengar langsung kenapa berebut sekolah negeri, persoalan biaya dan biaya," tuturnya.

Disdik Jakarta sedang berupaya menyamakan mutu pendidikan antara negeri dan swasta. Caranya, dengan memberikan pelatihan kepada guru dan menyiapkan guru untuk mengajar ke sekolah swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.