Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sandiaga Tegaskan Pemerintah Sedang Berkoordinasi Tekan Tingkat Polusi Udara

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sandiaga Tegaskan Pemerintah Sedang Berkoordinasi Tekan  Tingkat Polusi Udara Doc: kemenparekraf.go.id
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menyatakan pemerintah sedang melakukan langkah-langkah koordinasi untuk menekan tingkat polusi udara, khususnya pada masa liburan sekolah.

Menurut Sandi, ini bukan kali pertama kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya memburuk, sehingga pemerintah telah memiliki pengalaman untuk menanganinya seperti yang pernah dilakukan pada penyelenggaraan KTT Asean tahun lalu.

"Jadi tinggal kita lakukan sama seperti sebelum KTT Asean tahun lalu, itu kita lakukan sehingga tingkat polusinya ini bisa dikurangi," kata Sandi ketika ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/7).

Sebagai informasi, pada penyelenggaraan KTT Asean yang dituanrumahi Indonesia tahun lalu, pemerintah melakukan langkah intervensi yakni dengan memberlakukan sistem bekerja dari rumah (WFH) dan modifikasi cuaca.

Lebih lanjut, Sandi menyoroti bahaya polusi udara terutama bagi masyarakat dan wisatawan yang sering berolahraga di luar ruangan.

"Kan ini bukan yang pertama ya. Sudah beberapa kali Jakarta mengalami siklus ini. Tahun lalu juga, saya ngalamin gangguan di saluran pernapasan ini salah satunya karena sering berolahraga di luar," tutur dia.

Namun sejauh ini, kata dia, polusi udara di Jakarta dan sekitarnya tidak mengganggu sektor pariwisata maupun acara olahraga yang juga banyak diikuti peserta internasional.

"Alhamdulillah dua event besar kemarin di BTN Jakarta International Marathon dan LPS Monas Half Marathon itu sukses. Tetapi tentunya kita harapkan ke depan untuk menarik banyak wisatawan dari luar, bukan hanya dari luar Indonesia tetapi juga dari luar kota ke Jakarta, (polusi udara) ini perlu ada penanganan khusus," ujar dia.

Kualitas udara di Jakarta pada Senin pagi masih masuk kategori tidak sehat dan menempati peringkat kelima sebagai kota dengan udara terburuk di dunia. Menurut situs pemantau kualitas udara IQ Air yang dipantau pada Senin pukul 06.15 WIB, kualitas udara di DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan angka 160 mengacu kepada penilaian PM2,5 dan nilai konsentrasi 68 mikrogram per meter kubik.

Adapun kategori tidak sehat yakni kualitas udaranya yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Situs tersebut juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu bagi masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan. Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.