Petani Semestinya Dapat Manfaat dari Perdagangan Karbon
Rabu, 03 Jul 2024, 09:06 WIBJAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Slamet berharap para petani, khususnya Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (HKm) Kalibiru, Kulon Progo, DIY, mendapat manfaat dari perdagangan karbon.
"Catatan saya tadi bahwa dengan kerapatan tanaman yang semakin sempit, kemudian penghasilan masyarakat berkurang karena produktivitas tanaman menurun. Oleh karena itu, peluang perdagangan karbon ini harus memberi ruang," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (2/7).
Slamet menjelaskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sedang menggodok rincian aturan perdagangan karbon tersebut.
Dia meminta masyarakat kelompok petani hutan, seperti Kelompok Tani HKm Kalibiru dilibatkan dan mendapat keuntungan. Dengan demikian, kata dia, hutan tetap lestari dan masyarakat bisa sejahtera.
"Aturannya nanti harus mengakomodasi masyarakat yang betul-betul menjadi pelaku pemelihara kelestarian lingkungan ini, mendapatkan efek dari yang dia lakukan. Makanya, tadi saya sampaikan kepada Dirjen (KLHK) supaya penjaga kelestarian ini mendapatkan keuntungan," ucapnya.
Slamet juga mengatakan Komisi IV DPR menerima aduan dari Kelompok Tani HKm Kalibiru yang sulit mendapatkan air tiap musim kemarau tiba. Hal itu membuat tanaman menjadi sulit tumbuh dan produktivitasnya menurun.
Kelompok tani pun berharap mendapat bantuan penyediaan sumur bor. Melalui kunjungan ke Kulon Progo, Komisi IV DPR meminta KLHK untuk membantu penyediaan sumur bor tersebut.
Anggota Komisi IV DPR Mindo Sianipar mengungkapkan bahwa KLHK sudah berjanji untuk menyediakannya.
"Paling penting dan mendesak bagi mereka di musim kemarau sekarang adalah sumur bor. Tidak ada tanaman yang bisa tumbuh tanpa air. Tadi itu semua sudah dijanjikan oleh KLHK melalui Dirjen," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Langgar Aturan Jam Operasional, 21 Tempat Hiburan dan Rekreasi Diberi Peringatan
-
Menikmati Keindahan Pulau Pahawang, Lampung, Mulai Spot Snorkeling hingga Terumbu Karang
-
Trump Beri Ultimatum Keras ke Iran: Segera Sepakati Nuklir atau Hadapi Konsekuensi
-
Layanan SIM Keliling Minggu (03/5) Hadir di Dua Lokasi di Jakarta
-
Cianjur Siapkan Jalur Alternatif Mudik untuk Hindari Macet Puncak
-
Indonesia Perkuat Aturan Perdagangan Karbon Hutan Lewat Permenhut 6/2026
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.