Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Barang di Grosir Naik 3,36% pada Juni 2024

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 08:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Barang di Grosir Naik 3,36% pada Juni 2024 Doc: istimewa

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional pada Juni 2024 naik 3,36 persen dibandingkan dengan Juni 2023. Hal itu berarti harga barang di tingkat grosir mengalami kenaikan rata-rata 3,36 persen selama setahun terakhir.

IHPB merupakan gambaran perkembangan harga pada level pedagang besar atau grosir. Perkembangan harga yang dicakup adalah perkembangan harga pada sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pada level nasional.

Plt. Sekretaris Utama BPS, Iman Machdi, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/7), mengatakan kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pertanian, yakni sebesar 7,39 persen. Kemudian, sektor industri naik sebesar 2,48 persen, dan sektor pertambangan dan penggalian naik sebesar 0,97 persen dibandingkan Juni 2023.

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga secara signifikan selama setahun terakhir, antara lain beras, kelapa sawit, kakao, rokok kretek dengan filter, dan jahe," ujarnya.

Di sisi lain, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dalam sebulan terakhir termasuk sapi, kakao, cabai merah, kentang, dan padi.

Kontributor Utama

Pada Juni 2024, sektor industri menjadi penyumbang utama kenaikan IHPB secara tahunan, dengan kontribusi sebesar 2,01 persen. Sektor pertanian menyumbang 1,34 persen, dan sektor pertambangan dan penggalian berkontribusi 0,01 persen.

IHPB kelompok bangunan/ konstruksi juga mengalami kenaikan pada Juni 2024, yaitu sebesar 1,22 persen secara tahunan. Kenaikan ini terjadi pada lima kelompok jenis bangunan, yaitu kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan; kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian; kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal; kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, dan komunikasi; dan kelompok bangunan lainnya.

Kelompok bahan bangunan yang mengalami kenaikan harga secara tahunan, antara lain solar, pasir, aspal, batu fondasi bangunan, dan batu split. Namun, beberapa bahan bangunan seperti besi beton, rangka atap baja, paku, mur, dan sejenisnya mengalami penurunan harga.

Secara bulanan, IHPB kelompok bangunan/ konstruksi naik 0,03 persen dan 0,26 persen secara tahun kalender. Kelompok bahan bangunan yang mengalami kenaikan harga dalam sebulan terakhir termasuk semen, batu fondasi bangunan, dan pasir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.