Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Diminta Membentuk Satgas untuk Cegah Judi Daring

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Diminta Membentuk Satgas untuk Cegah Judi Daring Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Ilustrasi - Gedung DPRD Kota Surabaya.

Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni meminta pemerintah kota (pemkot) memperketat langkah pencegahan judi daring di lingkungan aparatur sipil (ASN) setempat dengan membentuk satuan tugas (satgas).

"Pemkot fokus antisipasi di bagian internal, seperti ASN dan tenaga alih daya. Saya mendukung jika dibentuk satgas untuk mengantisipasi judionline," kata Mas Thoni, sapaan akrabnya di Surabaya, Jumat.

Bahkan, kata dia, pembentukan satgas itu harus diperkuat dengan penerbitan peraturan wali kota sebagai payung hukum pelaksanaan pengawasan.

Salah satu teknis-nya, yakni dengan melakukan pembinaan kepada seluruh pegawai di setiap instansi yang ada di lingkungan Pemkot Surabaya.

Kemudian, jika mendapati ada oknum pegawai yang memainkan judi daring, maka langkah yang diambil berupa pembinaan.

"Melibatkan psikolog dan pemuka agama sehingga tujuannya adalah menyadarkan," ujarnya.

Anggota DPRD Kota Surabaya ini juga meminta pemkot berkolaborasi dengan jajaran kepolisian untuk melakukan pemberantasan praktik judi daring.

"Satgas ini untuk pencegahan dan kepolisian menindak bandar," ucap dia.

Selain di lingkungan internal Pemkot Surabaya, satgas tersebut diberikan wewenang bergerak menyentuh lingkungan sekolah untuk melakukan sosialisasi memberikan pemahaman kepada para pelajar, baik tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK agar menghindari judi daring.

Lebih lanjut, mengingat SMA/SMK berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, pemkot diminta berkoordinasi pelaksanaan sosialisasi.

"Satgas pencegahan judionlinefokus pada area yang menyediakan wifi secara gratis, baik itu di taman, kafe, maupun warkop (warung kopi) karena tujuannya mempersempit ruang," kata Mas Thoni.

Sementara, dia juga berharap kepada Pemerintah Kota Surabaya mampu menggandeng organisasi keagamaan terlibat di dalam kampanye anti judi daring kepada masyarakat.

"Kalau nanti dibentuk satgas anti-judi dioptimalkan agar tidak banyak warga Surabaya yang jadi korban," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.