Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Ajukan Anggaran 2025 Senilai Rp13,2 T

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Ajukan Anggaran 2025 Senilai Rp13,2 T Doc: ISTIMEWA
Ket. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) Mahendra Siregar (tengah) bersama Wakil Ketua DK-OJK Mirza Adityaswara (kiri) dan Anggota DK-OJK Dian Ediana Rae (kanan), mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, di Jakarta, Rabu (26/6). Rapat membicarakan soal Laporan Triwulan OJK dan Pembahasan Rencana Kerja Anggaran OJK 2025.

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) OJK sepanjang 2025 senilai 13,2 triliun rupiah. Angka tersebut naik sekitar 64,4 persen dari anggaran tahun ini sebesar 8,03 triliun rupiah

Mahendra mengungkapkan terdapat kenaikan anggaran pada tahun depan untuk merealisasikan sejumlah sasaran strategis, termasuk penguatan pengaturan pengawasan dan penegakan hukum yang naik sebesar 17,55 persen dibandingkan anggaran tahun ini. Sementara anggaran untuk sasaran strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan data secara terintegrasi dan transparan meningkat 24,87 persen dari anggaran pada 2024.

"Berikutnya, untuk keseluruhan anggaran tahun 2025 di sasaran strategis mengakselerasi kegiatan edukasi, literasi, inklusi keuangan, dan perlindungan konsumen mengalami kenaikan 16,77 persen, utamanya untuk program kerja terkait edukasi, literasi, dan inklusi keuangan yang akan dilakukan secara tematik dan masif," kata Mahendra dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6).

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara menuturkan bahwa pihaknya memiliki dua sumber penerimaan untuk RKA 2025, yakni penerimaan iuran pada tahun ini dan tahun depan. "Jadi, khusus untuk 2025, dan ini hanya untuk 2025, OJK memiliki dua sumber penerimaan, yaitu dari iuran 2024 dan dari iuran 2025," jelasnya.

Dia mengatakan berdasarkan RKA tersebut, iuran yang diterima tahun ini diproyeksikan mencapai 8,07 triliun rupiah, sementara iuran tahun depan diperkirakan sebesar 8,53 triliun rupiah.

Pengawasan Perbankan

Terkait porsi anggaran per bidang, Mirza menyampaikan rencananya bidang pengawasan sektor perbankan mendapatkan anggaran 1,75 triliun rupiah, bidang pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon 983,68 miliar rupiah, sedangkan bidang pengawasan sektor perasuransian dan penjaminan dana pensiun 589,96 miliar rupiah.

Dia juga menuturkan sebanyak 445,21 miliar rupiah dialokasikan untuk bidang pengawasan sektor lembaga pembiayaan modal ventura, lembaga keuangan mikro dan lembaga jasa keuangan lainnya serta 145,47 miliar rupiah untuk bidang pengawasan sektor inovasi teknologi, sektor aset keuangan digital, dan aset kripto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.