Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Musim Kemarau, Karhutla Rawan Terjadi di 11 Kecamatan Purwakarta

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Musim Kemarau, Karhutla Rawan Terjadi di 11 Kecamatan Purwakarta Doc: Antara/Bayu Pratama S
Ket. Ilustrasi - Petugas memadamkan kebakaran lahan.

PURWAKARTA - Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyebutkan ribuan hektare kawasan hutan, perkebunan dan lahan yang tersebar di 11 kecamatan di daerah tersebut rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Purwakarta Juddy Herdiana, di Purwakarta, Kamis (27/6), mengatakan bahwa tingkat kerawanan tersebut mengacu pada kejadian kebakaran di kawasan hutan, perkebunan dan lahan pada tahun lalu.

Pada tahun 2023, peristiwa kebakaran yang menyerang kawasan hutan, perkebunan dan lahan di Purwakarta mencapai 243 kali, dengan luas areal yang terbakar mencapai 239,156 hektare.

Ia menyebutkan, areal yang terbakar itu di antaranya terjadi di 11 kecamatan, dengan rincian di Kecamatan Bungursari terjadi 39 kali kebakaran kawasan hutan, perkebunan dan lahan. Kemudian di Kecamatan Jatiluhur, Sukatani dan Kecamatan Purwakarta masing-masing terjadi 33 kali karhutla pada tahun 2023.

Selanjutnya di Kecamatan Darangdan terjadi 22 kali karhutla, Kecamatan Babakancikao 19 kali, Campaka 16 kali, Wanayasa 14 kali, Plered 13 kali, Kiarapedes 11 kali dan di Kecamatan Pasawahan terjadi 10 kali kebakaran karhutla.

"Sebagian besar kebakaran itu terjadi saat puncak musim kemarau," katanya.

Untuk luas hutan yang ada di Purwakarta, berdasarkan data Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Purwakarta sesuai Surat Keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor: 903/KPTS/DIR/2013 tanggal 30 Agustus 2013 tentang Pembagian Kawasan Hutan Pada KPH Purwakarta adalah seluas 60.609,83 hektar.

Atas kondisi itu, Juddy menyebutkan bahwa pihaknya akan mewaspadai ancaman kebakaran yang berpotensi terjadi saat puncak musim kemarau, yang pada tahun ini diperkirakan terjadi pada Juni-Agustus.

"Sebagian besar personel telah disiagakan, termasuk menyiagakan semua peralatan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Semua potensi yang kami miliki akan kita siagakan untuk mengatasi kemungkinan bencana saat puncak musim kemarau," katanya.

Ia mengatakan, jajaran Dinas Kebakaran dan Penyelamatan telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak buruk yang berpotensi terjadi saat puncak musim kemarau, termasuk potensi terjadinya kebakaran hutan.

"Kita terus memonitor ketat kawasan hutan yang ada di seluruh Purwakarta. Monitoring kita lakukan melalui tiga Pos Wilayah Pemadaman Kebakaran (Poswil Damkar) yang berlokasi di Cikopo, Plered dan Poswil Damkar Wanayasa," kata Juddy.

Selain personel, kata Juddy, semua peralatan utama pemadaman kebakaran telah disiapkan, meliputi satu unit mobil komando, lima unit mobil pemadam kebakaran, satu untuk mobil ambulan, empat sepeda motor trail untuk medan berat dan peralatan pendukung lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Telah Menanam 99.785...
Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...

Atasi Pertanian Lahan Gambut, ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Atasi Pertanian Lahan Gambu...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.