Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Microsoft Dinilai Melanggar Hukum Persaingan Usaha Uni Eropa

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Microsoft Dinilai Melanggar Hukum Persaingan Usaha Uni Eropa Doc: ANTARA/Microsoft
Ket. Ilustrasi - Penggunaan layanan telekonferensi video Teams milik Microsoft.

JAKARTA - Setelah hampir setahun melakukan investigasi terhadap Microsoft, Komisi Eropa menyampaikan temuan awal penyelidikan yang menunjukkan perusahaan teknologi itu telah melanggar hukum persaingan usaha di Uni Eropa.

Menurut siaranEngadgetpada Selasa (25/6), badan eksekutif Uni Eropa tersebut menilaiMicrosoftmelanggar hukum persaingan usaha karena menggabungkan layanan Microsoft Teams dengan bisnisOffice 365 dan Microsoft 365.

Microsoftpada Oktober 2023 telah memisahkan Microsoft Teams khusus pengguna di Uni Eropa dan Swiss, tetapi pernyataan keberatan Komisi Eropa menyebut tindakan itu "belum cukup".

Komisi Eropa menyatakan Microsoftmungkin telah memberikan keuntungan distribusi kepada Teamsdengan tidak memberikan pilihan kepada pelanggan apakah akan memperoleh akses ke Teamsatau tidak ketika mereka berlangganan aplikasi SaaS.

"Ini bisa semakin diperparah oleh keterbatasan interoperabilitas antara pesaing Teams dan penawaran Microsoft. Perilaku ini dapat mencegah rivalTeams untuk bersaing, dan pada gilirannya berinovasi, yang merugikan pelanggan di Wilayah Ekonomi Eropa," kata Komisi Eropa.

Microsoftbisa dikenai denda setara dengan 10 persen dari pendapatan tahunan globalnya apabila Uni Eropa mengonfirmasi temuan awalnya, menyatakan Microsoftterbukti melanggar hukum persaingan usaha.

"Memisahkan Teamsdan melakukan langkah-langkah awal interoperabilitas, kami mengapresiasi penjelasan tambahan yang disampaikanhari ini dan akan bekerja untuk menemukan solusi guna mengatasi sisa kekhawatiran Komisi," kata Presiden MicrosoftBrad Smithdalam pernyataan yang dibagikan kepadaEngadget.

Persoalan hukum yang dihadapi oleh Microsoft bermula tahun 2020, ketika platform komunikasi Slack mengajukan komplain terhadapMicrosoft, mengklaim perusahaan itu melanggar aturan persaingan Uni Eropa dengan memasukkan Teams ke dalam layanan aplikasi produktivitasnya.

Pada April 2023, Microsoft menyatakan niatnya untuk menawarkan Teams secara terpisah meskipun tanpa rencana yang jelas, tetapi Komisi Eropa secara resmi masih membuka penyelidikan terhadap perusahaan tersebut tiga bulan kemudian.

Setelah pemisahan Teams, Microsoft mengumumkan pada April 2024 bahwa Teams akan tersedia secara terpisah dari Microsoft 365 dan Office 365 untuk pelanggan di seluruh dunia.

Pernyataan keberatan Komisi Eropa juga menyebut komplain dariAlfaview, perangkat lunak video-konferensi lain yang mengajukan keluhan yang serupa denganSlack pada Juli2023, dan menangani keluhan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.