Menikmati Kulon Progo dari Puncak Widosari dan Kebun Teh Tritis
📅 Rabu, 26 Jun 2024, 16:20 WIB | Oleh: SujarMbah Pur dalam sehari bisa mengumpulkan satu sampai tiga kilogram daun teh dalam satu sesi pemetikan. Daun teh yang sudah dipetik selanjutnya akan disangrai menggunakan kuali di tungku kayu bakar.
Daun teh harus disangrai sampai kering selama sekitar tujuh jam atau satu hari agar bisa diseduh.
Mbah Pur juga menjual teh kering dalam kemasan. Dia menawarkan teh buatannya kepada pengunjung Kebun Teh Tritis dengan harga Rp12 ribu per bungkus.
Warga sekitar Kebun Teh Tritis biasa menikmati teh bersamapotongan gula jawa, menggigit potongan gula lalu menyeruput seduhan teh yang terasa sepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mbah Pur juga memetik daun teh yang masih kuncup, yang biasa disebut teh putih. Satu bungkus teh putih seberat 30 gram dijual dengan harga Rp100 ribu.
Harga teh putih lebih mahal karena pemetikan daunnya harus dilakukan saat matahari belum terbit. Selain itu, teh putih diyakini mendatangkan manfaat baik untuk kesehatan.
Sawah Aking
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain daerah puncak bukit dan kebun teh, Sawah Aking di daerah Pengasih bisa jadi pilihan tempat untuk menyaksikan keindahan alam Kulon Progo.
Pemandangan persawahan dengan sistem terasiringbisa disaksikan sambil menikmati semilir angin dan hidangan siang atau sore di daerah itu.
Hidangan yang disajikan di daerah persawahan Aking di Pengasih antara lain tumpeng ingkung, yang biasanya disajikan semasa panen sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan.
Tumpeng ingkungantara lain meliputi nasi tumpeng, ingkungayam utuh, botok kelapa, telur pindang, tahu bacem, dan sayur rebus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!