Jenderal Bintang Satu Ini Sebut Prajurit Yonif 503/Kostrad saat Patroli Borong Hasil Petani di Kabupaten Nduga
Rabu, 26 Jun 2024, 09:33 WIBJayapura - Pangkoops HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto menyatakan, Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 503/Mayangkara Kostrad, di sela-sela patroli yang dilaksanakannya menyempatkan diri memborong hasil pertanian masyarakat Mumugu, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Memang kegiatan yang dilakukan prajurit di tengah melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
"Saat berpatroli rutin, prajurit Yonif 503 Kostrad melintasi pasar dimana masyarakat Mumugu sedang menggelar hasil pertanian mereka," kata Pangkoops HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Dijelaskan, aksi membeli hasil pertanian atau borong hasil tani yang dijual di pasar itu nampak disambut antusias para pedagang.
Kesempatan itu juga digunakan prajurit untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan para pedagang.
"Aksi para prajurit dengan membeli hasil pertanian itu menggunakan uang saku yang nantinya dimasak untuk menjadi santapan mereka merupakan bentuk kepedulian TNI dalam mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua khususnya di Kabupaten Nduga," kata Brigjen TNI Lucky
Mama Ria, salah satu pedagang antusias melayani aksi borong yang dilakukan prajurit karena hasil pertanian yang dijualnya habis terjual.
"Terima kasih, bapak tentara yang telah borong jualan kami, "kata mama Ria
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cerita Audy Item Berjuang Melawan Obesitas
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
-
Layanan SIM Keliling Minggu (03/5) Hadir di Dua Lokasi di Jakarta
-
Rupiah Masih Tertekan, 19 Januari 2025
-
Menag Nasaruddin Umar Minta Reformasi Birokrasi Kemenag Berbasis Validitas Data dan Penguasaan Teknologi
-
Trump Beri Ultimatum Keras ke Iran: Segera Sepakati Nuklir atau Hadapi Konsekuensi
-
Rupiah Nyaris Rp17.000, Dampak Perang Asia Barat Makin Ngeri, Dompet Rakyat Terancam?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.