Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penanganan Manajemen Banjir Jabodetabek Dipercepat

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penanganan Manajemen Banjir Jabodetabek Dipercepat Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian PUPR
Ket. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (lima dari kanan) melakukan pertemuan dengan Senior Deputy Director of Southeast Asia Division Japan International Cooperation Agency (JICA) Hidenori Hashimoto dan rombongannya di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (20/6).

TANGERANG - Proyek manajemen banjir perkotaan terpadu Jabodetabek guna mengurangi dampak kerusakan akibat bencana hidrometeorologi diminta dipercepat. "Proyek Integrated Urban Flood Management bertujuan mengurangi dampak kerusakan akibat banjir Jabodetabek," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Jumat.

Basuki menyampaikan manajemen banjir perkotaan terpadu dapat dilakukan melalui penerapan langkah-langkah pengendalian banjir yang komprehensif. Caranya, seperti perbaikan sungai, penggalian dasar sungai, perlindungan tepian, kolam penahan, dan saluran pintas.

Basuki sebelumnya bertemu Senior Deputy Director of Southeast Asia Division Japan International Cooperation Agency (JICA) Hidenori Hashimoto di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (20/6). Pertemuan tersebut mendiskusikan mengenai proyek Manajemen Banjir Perkotaan Terpadu (Integrated Urban Flood Management) di Jabodetabek.

Selain itu, mereka juga membahas potensi kerja sama bidang infrastruktur lainnya seperti jalan, jembatan, perumahan dan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kesempatan itu, Basuki juga mengapresiasi hasil studi yang disampaikan Yachiyo Engineering Consultant JICA. Dia mendorong percepatan pekerjaan Integrated Urban Flood Management di Jabodetabek.

Dalam proyek Integrated Urban Flood Management tersebut, lanjut Basuki, akan termasuk pula paket pekerjaan. Ini meliputi operasi perubahan Bendung Bekasi dan kolam retensi di Sungai Bekasi. Kemudian, peningkatan saluran, kolam retensi, dan saluran bawah tanah Jakarta Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.