Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pebulu Tangkis Tunggal Putra Alwi Farhan Akui Ketangguhan Cheng Kai dalam Drama Rubber Game

📅 Jumat, 21 Jun 2024, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pebulu Tangkis Tunggal Putra Alwi Farhan Akui Ketangguhan Cheng Kai dalam Drama Rubber Game Doc: ANTARA/HO-PBSI
Ket. Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan beraksi saat berhadapan dengan wakil Denmark Mads Christophersen pada babak pertama kualifikasi Malaysia Masters 2024 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (21/5/2024).

Jakarta - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan pebulu tangkis tunggal putra China Taipei, Cheng Kai dalam drama rubber game, 1-2 (17-21, 21-11, 17-21) pada babak perempat final Kaohsiung Masters 2024 yang berlangsung di Kaohsiung Arena, Kaohsiung, Taiwan, Jumat.

Memulai set pertama, Alwi Farhan langsung menguasai tempo permainan dan mencatatkan tiga poin berturut-turut untuk unggul 5-2. Namun dipertengahan set, Alwi kehilangan ritme dan gagal mengantisipasi serangan dari Cheng Kai sehingga kedudukan berbalik menjadi 7-8. Alwi mampu terus memperoleh poin usai tertinggal dan menutup interval dengan keunggulan 11-10.

Seusai interval, Cheng Kai tampil lebih tenang dan mampu melepaskan serangan yang menyulitkan Alwi dengan mencetak empat poin berturut-turut untuk unggul 17-14. Dalam kondisi tertinggal, Alwi tak mampu membalikkan ketertinggalan dan mengaku kalah dengan skor 17-21.

Di set kedua, Alwi tampil jauh lebih tenang dengan memanfaatkan serangan-serangan cepat yang tak mampu diantisipasi Cheng Kai. Lima poin berturut-turut di peroleh Alwi untuk unggul 10-5. Memasuki pertandingan usai interval, Alwi kian bermain di atas angin.

Memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang dilepaskan Cheng Kai, Alwi meraup empat poin berturut-turut untuk memperlebar jarak menjadi 16-7. Tanpa halangan berarti, Alwi menutup set kedua dengan kemenangan 21-11.

Pada set ketiga, Cheng Kai mengambil inisiatif menyerang sejak awal permainan. Alwi kehilangan poin demi poin usai tak mampu membendung pola serangan Cheng Kai, 4-10.

Usai interval, Alwi mencoba keluar dari tekanan dan mendulang poin demi poin untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 14-18. Namun Cheng Kai tampil begitu leluasa di akhir set membuat pebulu tangkis peringkat ke-60 dunia tersebut mati kutu dan menyerah dengan skor 21-17.

"Dari awal permainan lawan memang bermain lepas dan terus menekan saya. Usai interval gim ketiga sebenarnya ada momentum bagi saya untuk mengejar poin. Tetapi sayang saya tidak bisa memanfaatkan momentum tersebut," ujar Alwi seusai pertandingan dikutip dari PBSI, Jumat.

"Bicara tentang pola, sebenarnya terutama di gim kedua sudah berjalan baik. Tetapi dalam pertandingan ini ada kalah atau menang angin dan saya kalah nekat saja," imbuhnya.

Alwi akan melakukan evaluasi dengan memperbaiki pola permainan terutama di area setengah lapangan ke depan yang kerap diekspos oleh Cheng Kai selama pertandingan perempat final ini berlangsung.

"Sebagai evaluasi ke depan, saya harus memperbaiki skill, terutama di area setengah lapangan ke depan. Ini harus dilatih lagi. Tadi di area itu saya sering ragu-ragu. Namun, dalam dua minggu ikut turnamen ini sebenarnya saya ada progres dibanding sebelum-sebelumnya," kata Alwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.