Katalog Queen akan Diakuisisi Sony Music
📅 Kamis, 20 Jun 2024, 19:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Instagram/officialqueenmusic
JAKARTA - Katalog musik Queen, bersama dengan sejumlah hak lainnya, sedang dalam proses diakuisisi oleh Sony Music seharga 1 miliar poundsterling (1,27 miliar dollar AS).
Mengutip laporan Variety pada Rabu (19/6), satu-satunya pendapatan yang tidak tercakup dalam kesepakatan tersebut adalah untuk pertunjukan live.
Adapun pertunjukan live akan dipertahankan oleh anggota pendiri Brian May dan Roger Taylor yang masih aktif melakukan tur dengan penyanyi Adam Lambert.
Satu pemain lain disebut-sebut sangat dekat dalam penawaran, namun gagal mencapai 900 juta dollar AS.
Diketahui, katalog musik Queen termasuk yang paling berharga di era rock dengan lagu klasik seperti Bohemian Rhapsody, Another One Bites the Dust, Radio Ga Ga, 39, Somebody to Love, dan You're My Best Friend, serta lagu-lagu yang menggetarkan stadion We Will Rock You dan We Are the Champions, lagu-lagunya populer secara global dan sangat menguntungkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kesuksesan film biopik Bohemian Rhapsody pada tahun 2018 juga menunjukkan potensi hak nama dan kemiripan grup, dan kemungkinan musik jukebox yang dapat dibuka di London atau Broadway dan kemudian melakukan tur tanpa batas waktu.
Katalog tersebut, yang telah beredar selama beberapa tahun dan semakin dekat dengan Sony selama beberapa bulan terakhir, diperumit oleh hak rekaman musik grup tersebut untuk AS dan Kanada, yang diakuisisi oleh Disney, dengan harga yang dirahasiakan.
Pada suatu saat di tahun 2000-an pernah berhembus kabar kesepakatan lisensi awal senilai 10 juta dollar AS yang dicapai pada tahun 1991.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hak-hak tersebut akan tetap menjadi milik Disney selamanya, meskipun sisa royalti anggota band tertentu dari mereka akan diberikan kepada Sony setelah kesepakatan ditutup.
Demikian pula, kesepakatan distribusi grup tersebut, yang saat ini berada di tangan Universal, akan diberikan kepada Sony di seluruh wilayah di luar AS dan Kanada ketika masa berlakunya habis pada tahun 2026 atau 2027.
Namun demikian, perwakilan Sony Music, Sony Music Publishing, Disney's Hollywood Records, dan grup tersebut menolak atau tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait hal tersebut. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!