Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ambon Demam Euro 2024

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 20:26 WIB | Oleh:
Ambon Demam Euro 2024 Doc: Antara/Dedy Azis
Ket. Penjual pernak pernik Euro 2024 di Kota Ambon.

AMBON - Penjual pernak pernik Piala Eropa 2024 bermunculan di setiap sudut Kota Ambon, Maluku, seiring dengan antusiasme masyarakat Ambon dalam mengikuti turnamen sepak bola empat tahunan antar negara-negara Eropa itu.

"Mumpung sedang musim Euro jaya berjualan pernak-pernik Euro karena ini pasti dicari oleh penggemar tim sepak bola Eropa di Ambon," kata Mahdiyang berjualan pernak pernik Euro 2024 di Ambon pada Kamis.

Dia mengatakan pernak-pernik Euro itu didatangkan dari Surabaya dalam jumlah banyak, termasuk bendera 24 negara peserta Euro 2024 di Jerman itu.

"Selain bendera dengan berbagai ukuran saya juga menjual stiker, topi, syal bermotif negara peserta Euro 2024 dengan harga bervariasi, Rp85 ribu untuk bendera ukuran kecil dan Rp170 ribu untuk bendera ukuran besar," kata dia.

"Bendera Jerman dan Belanda paling banyak dicari oleh para penggemar fanatik di Ambon," tambah Mahdi.

Warga Ambon antusias menyaksikan Euro 2024 sampai mereka memasang bendera negara peserta Piala Eropa itu di setiap rumah dan tiang-tiang bendera terdekat, bahkan lrong-lorong sempit di kota Ambon.\

Beberapa kafe di Kota Ambon memperpanjang jam operasional dan mengadakan nonton bareng hingga dini hari.

"Sejak Euro digelar pendapatan kafe yang saya kelola juga meningkat, ini menunjukkan masyarakat Kota Ambon sangat hobi dengan sepak bola," kata Imranyang mengelola sebuah kafe di kota Ambon.

Penggemar sepak bola Eropa di Kota Ambon bahwa mewujudkan kegembiraan dengan menggelar pawai bendera saat tim kebanggaannya memenangkan pertandingan.

Contohnya saat tuan rumah Jerman menaklukkan Hungaria 2-0 pada Kamis dini hari.

Para penggemar fanatik tim sepak bola Jerman turun ke jalan mengenakan atribut bermotif Jerman dan menggelar pawai bendera mengelilingi kota Ambon.

Pawai lebih besar terjadi ketika timnas Belanda memenangkan pertandingan, sampai jalan-jalan di Kota Ambon dipenuhi orang-orang beratribut oranye hingga menyebabkan kemacetan saat dini hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

29 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.