Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Mataram Buka Layanan Pasien Khusus Jalur Cepat bagi Pasien Umum dan Wisatawan

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
RSUD Mataram Buka Layanan Pasien Khusus Jalur Cepat bagi Pasien Umum dan Wisatawan Doc: ANTARA/Nirkomal
Ket. Areal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Mataram - Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, membuka layanan "fast track" atau jalur cepat bagi pasien umum dan wisatawan.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Eka Nurhayati di Mataram, Selasa, mengatakan, layanan "fast track" ini merupakan layanan khusus bagi wisatawan yang sedang mengalami gangguan kesehatan.

"Begitu ada panggilan dari pasien jalur khusus melalui aplikasi "emergency button", maka semua tenaga medis akan bergerak untuk penanganan secara cepat," katanya.

Pasien yang menggunakan layanan "fast track" langsung diberikan layanan prioritas di ruang VIP, tanpa ada pertanyaan apapun terkait administrasi.

Pasien "fast track" akan mendapatkan layanan khusus tanpa antre dengan petugas medis yang sudah disiapkan.

"Layanan 'fast track' ini sebenarnya sudah kita buka lama, tapi belum maksimal. Sekarang kita optimalkan untuk mendukung program 'medical tourism'," katanya.

Untuk melaksanakan program tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (ASITA) NTB, Dinas Pariwisata, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Eka mengatakan, pasien atau wisatawan yang menggunakan layanan "fast track" merupakan pasien umum karena semua layanan tidak ditanggung BPJS.

"Itu sesuai dengan regulasi Surat Keputusan dari Menteri Kesehatan RI," katanya.

Eka menambahkan, layanan "fast track" dan "medical tourism" sangat potensial dikembangkan karena melihat perkembangan dan tren pariwisata medis yang terus meningkat di Pulau Lombok.

Dengan melihat keberhasilan pariwisata medis di negara-negara tetangga, tentu memberikan harapan dan peluang di Lombok untuk dapat berkembang menjadi daerah tujuan wisata medis yang menjadi pilihan wisatawan.

"Tentunya dengan melakukan upaya peningkatan prasarana, sarana, tenaga kesehatan, regulasi, dan faktor penunjang lainnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.