Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkada Jakarta Tak Boleh Malaadministrasi

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 01:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilkada Jakarta Tak Boleh Malaadministrasi Doc: ANTARA/HO-Ombudsman RI
Ket. Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika dalam rapat kerja bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota se-Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Rabu (12/6).

JAKARTA - Ombudsman akan memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 bebas malaadministrasi lantaran pilkada merupakan bagian dari pelayanan publik. Anggota Ombudsman, Yeka Hendra Fatika, dalam rapat kerja sama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota se-Provinsi Jakarta, Rabu (12/6), menyebutkan tata kelola logistik pilkada dari hulu ke hilir merupakan bagian dari rangkaian pelayanan public. Ini masuk dalam tiga ruang lingkup: barang, jasa, dan administratif.

"Pilkada merupakan salah satu bentuk pelayanan publik, sehingga dalam pelaksanaannya harus berorientasi kepada publik," ujar Yeka dalam acara tersebut. Ombudsman mengamati terdapat beberapa langkah yang dapat mencegah malaadministrasi dalam tata kelola logistik pilkada.

Mereka di antaranya mendorong terbitnya keputusan KPU terkait pedoman logistik pilkada, memastikan penyelenggara dan pelaksana layanan memahami keputusan KPU terkait pedoman logistik pilkada. Kemudian, memastikan logistik telah diterima sesuai dengan jenis dan jadwal.

Mereka perlu koordinasi dengan penyedia agar segera mengganti surat suara rusak. Lalu, menyusun rencana distribusi, pembagian wilayah, rencana moda transportasi, dan daftar alokasi kebutuhan logistik. Berdasarkan pengamatan dari pelacakan informasi di media, lanjut Yeka, Ombudsman menganalisis terdapat tiga permasalahan logistik pemilu: keterlambatan, kerusakan, dan ketidaktepatan.

"Makanya, perlu segera dibuat mitigasi untuk menghindari maslah tersebut," ujarnya. Yeka menambahkan, Ombudsman telah merilis laporan hasil Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) terkait kesiapan tata kelola logistik surat suara Pemilu 2024. IAPS diselenggarakan pada bulan Februari terhadap 71 kota dan kabupaten di 34 provinsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.