Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, BMKG Ingatkan Empat Provinsi Siaga Potensi Banjir hingga 20 Juni 2024

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 07:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, BMKG Ingatkan Empat Provinsi Siaga Potensi Banjir hingga 20 Juni 2024 Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Ilustrasi - Petugas gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir di Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (23/5/2024).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan sebanyak empat provinsi untuk siaga menghadapi potensi banjir yang dipicu oleh curah hujan berintensitas sedang-deras periode 11 - 20 Juni 2024.

Berdasarkan data Kedeputian Bidang Klimatologi BMKG yang diterima di Jakarta, Jumat, melaporkan keempat provinsi siaga potensi banjir akibat tingginya intensitas curah hujan tersebut, antara lain Sumatera Selatan, Maluku, Papua Tengah dan Papua Barat Daya.

Tim ahli klimatologi BMKG mengklasifikasikan potensi banjir di Sumatera Selatan dalam kategori rendah. Namun berdasarkan hasil analisa dasarian II yang berlangsung hingga 20 Juni hujan akan merata mencakup seluruh 17 kabupaten/kota, sehingga tetap diperingatkan untuk siaga.

Potensi tersebut diprakirakan BMKG akan melanda mulai dari Kabupaten Banyuasin, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Penukal Abab Lematang Ilir, hingga kota Pagar Alam, Lubuk Linggau, dan Palembang.

Selanjutnya untuk Provinsi Maluku, Papua Tengah dan Papua Barat Daya pada medio yang sama diklasifikasikan BMKG dalam kategori daerah yang potensi banjir tinggi.

Potensi banjir tinggi di Provinsi Maluku diprakirakan meliputi Kota Ambon (Kecamatan Baguala, Leitimur Selatan, Nusaniwe, Sirimau, Telukambon), Kabupaten Maluku Tengah (Kecamatan Amahai, Leihitu, Leihitu Barat, Pulauharuku, Seram Utara), Kabupaten Seram Bagian Barat (Kecamatan Amalatu, Huamual, Inamosol, Kairatu, dan Kairatu Barat).

Provinsi Papua Barat Daya meliputi Kabupaten Maybrat (Kecamatan Mare), Kabupaten Sorong (Kecamatan Makbon, Sayosa), dan Sorong Selatan (Kecamatan Sawiat).

Kemudian, potensi banjir tinggi di Provinsi Papua Tengah meliputi Kabupaten Mimika (Kecamatan Amar, Iwaka, Kuala Kencana, Kwamki, Narama, Mimika Barat dan sekitarnya), Kabupaten Deiyai (Kecamatan Bowobado, Kapiraya, Tigi Barat), dan Memberamo Raya (Kecamatan Memberamo Hulu dan Rufaer).

Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswantomenjelaskan potensi dampak bencana akibat hujan di sejumlah wilayah Indonesia yang masih tinggi bisa saja terjadi, meskipun sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau.

Menurut dia potensi peningkatan hujan dipicu oleh adanya beberapa dinamika atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia, yaknifenomenaMaddenJulianOscillation(MJO), gelombangekuatorial Rossby Kelvin, hingga pola sirkulasisiklonikdan potensi pembentukan daerah belokan dan perlambatan angin.

Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan tim meteorologi BMKG dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat yang disertai kilat/petir angin kencang.

BMKG menilai kondisi demikian bisa juga menimbulkan dampak cuaca ekstrem kebencanaan hidro-meteorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, banjir lahar hujan, tanah longsor dan seterusnya, meskipundi saat yang bersamaan Indonesia mulai dilanda musim kemarau kering pada medio bulan Juni - September 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.