Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diversifikasi Pangan Lokal Cara Paling Ampuh Atasi Kemiskinan Lintas Generasi

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Guru Besar Ekonomi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Dwijono Hadi Darwanto, sepakat dengan pengembangan pangan lokal akan berkontribusi penting bagi pengentasan kemiskinan terutama di perdesaan. Masyarakat desa, kata Dwijono, akan ikut dalam rantai produksi pengembangan pangan lokal sehingga mendapat pemasukan lebih.

"Minimal sumber karbondioksida mereka pun jadi beragam, tidak tergantung pada beras dan gandum yang harganya terus naik," kata Dwijono.

Agar benar-benar berkembang, Dwijono menekankan pentingnya pangan lokal untuk bisa menyesuaikan dengan gaya hidup konsumen terbesar pangan saat ini yakni warga perkotaan. Untuk itu, diperlukan teknologi pangan yang mengolah bahan pangan lokal menjadi praktis dan bergengsi.

"Jadi bisa dibuat menjadi praktis dalam penyajian tanpa merusak rasa. Ini tentu sangat memerlukan teknologi pangan. Kuncinya menyesuaikan dengan lidah konsumen," tandas Dwijono.

Sementara itu, Guru Besar bidang Sosiologi Ekonomi, Universitas Airlangga, Surabaya, Bagong Suyanto, mengatakan untuk memutus mata rantai kemiskinan, pemerintah perlu memperkuat pertanian karena sektor ini menjadi mayoritas mata pencaharian masyarakat.

"Paling awal memperkuat pelaku utama, petani itu sendiri. Sering kali mereka menjadi korban subordinasi yang membuat keuntungan petani yang tidak seberapa, justru harus tergerus oleh pedagang perantara, tengkulak atau pengijon. Padahal, mereka tetap butuh modal," kata Bagong.

Dengan membantu permodalan petani, maka mereka tidak bargaining harga jual komoditas yang selama ini harus pasrah pada pihak-pihak tersebut. Hal itu tentu akan meningkatkan pembagian margin keuntungan yang lebih berpihak kepada petani lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

38 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.