Biden dan Zelensky Tandatangani Perjanjian Keamanan 'Bersejarah'
📅 Jumat, 14 Jun 2024, 10:19 WIB | Oleh: Tim PenulisKesepakatan AS-Ukraina serupa dengan kesepakatan yang dicapai Amerika dengan sekutu dekatnya di Timur Tengah, Israel. Washington telah memasok senjata kepada Israel saat mereka memerangi Hamas di Gaza setelah serangan 7 Oktober.
Meskipun perjanjian Ukraina bertujuan untuk mengikat pemerintahan di masa depan untuk juga mendukung Ukraina, Trump secara teori dapat mengakhiri perjanjian tersebut jika ia memenangkan masa jabatan kedua pada bulan November.
Namun para pejabat AS bersikeras akan tetap memberikan dukungan jangka panjang kepada Ukraina.
"Hari ini, Amerika Serikat mengirimkan sinyal kuat mengenai dukungan kuat kami terhadap Ukraina saat ini dan di masa depan," kata pernyataan AS yang menyertai perjanjian keamanan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jepang menandatangani pakta keamanan serupa dengan Ukraina pada KTT G7.
Kyiv kini telah menandatangani setidaknya 15 perjanjian serupa pada tahun lalu dengan pendukung utama negara-negara Barat yang menguraikan komitmen multi-tahun untuk mendanai dan meningkatkan pertahanan dan militer Ukraina.
Secara terpisah di Italia, negara-negara kaya Kelompok Tujuh mencapai kesepakatan yang didukung AS untuk pinjaman baru sebesar $50 miliar untuk Ukraina dengan menggunakan keuntungan dari aset Russia yang dibekukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Baik perjanjian AS-Ukraina maupun kesepakatan aset mencerminkan dorongan pemerintahan Biden untuk mengunci dukungan bagi Kyiv.
Mantan presiden Partai Republik Trump, yang bersaing ketat dalam jajak pendapat dengan Biden dari Partai Demokrat, sebelumnya bersikap tenang terhadap dukungan untuk Ukraina dan mengatakan ia dapat memaksakan perjanjian perdamaian dalam waktu 24 jam.
Karena Trump sebelumnya memuji Presiden Russia Vladimir Putin dan para otokrat lainnya, banyak orang di Kyiv khawatir bahwa ia akan menekan mereka untuk menerima Russia tetap menguasai sebagian wilayah Ukraina.
"Komitmen terkait keamanan dalam perjanjian ini dimaksudkan untuk mendukung upaya Ukraina memenangkan perang hari ini dan mencegah agresi militer Russia di masa depan," demikian bunyi perjanjian AS-Ukraina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!