Berpotensi Terkoreksi Lanjutan
Jumat, 14 Jun 2024, 09:46 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksinya jelang akhir pekan lalu. Seiring sentimen internal minim, pergerakan IHSG bakal dipengaruhi faktor eksternal.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta memproyeksikan penurunan suku bunga acuan The Fed diperkirakan terlaksana paling cepat pada September 2024, seiringan dengan membaiknya data inflasi CPI Amerika Serikat (AS). Nafan memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (14/6), bergerak dengan support di kisaran 6.733-6.822, sementara resistance di rentang 6.899-6.947.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/6) sore, ditutup melemah dipimpin oleh saham- saham sektor barang baku (basic materials). IHSG ditutup melemah 18,54 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.831,56, Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,23 poin atau 0,49 persen ke posisi 858,62.
"Meskipun The Fed kembali mempertahankan suku bunganya tetap di kisaran 5,25 sampai 5,5 persen seperti yang diperkirakan, namun juga memberikan sinyal bahwa penurunan suku bunga satu kali pada tahun ini yang mungkin terjadi paling lambat pada akhir bulan tahun ini," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.
Dari mancanegara, angka inflasi tahunan Amerika Serikat (AS) sebesar 3,3 persen pada Mei 2024, setelah meningkat 3,4 persen pada April 2024. dan sedikit di bawah perkiraan sebesar 3,4 persen.
Di sisi lain, pasar juga memiliki pandangan setiap sinyal tetap menjadi perhatian karena mengenai keputusan suku bunga masih dibayangi sikap spekulasi karena The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga acuannya dengan waktu lebih lama. Hal tersebut dengan mempertimbangkan inflasi yang masih tinggi, sementara The Fed tetap pada target inflasi 2 persen sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan arah suku bunga ke depan.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Pemprov Sulteng Dorong Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
-
Penutupan Halte Transjakarta di Manggarai Ditunda, Ini Alasannya
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
-
Bondowoso Minta Bantuan Pemprov Jatim Tangani Krisis Air Bersih
-
Rupiah Kian Terkikis Sepanjang 2026: Ketika Sentimen Global Mengalahkan Fundamental Domestik
-
Rupiah Boleh Rontok, Harga BBM Subsidi Tak Dinaikkan
-
idEA: Perlindungan UMKM Sebaiknya Dilakukan Proporsional dan Transparan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.