Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko Polhukam Gencarkan Gerakan Perangi Pungli

📅 Kamis, 13 Jun 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko Polhukam Gencarkan Gerakan Perangi Pungli Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Luncurkan aplikasi si duli -- Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (ketiga kiri) bersama Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Komjen Pol Ahmad Dofiri (ketiga kanan) menekan tombol pada peluncuran interoperabilitas aplikasi Si Duli dan SP4N Lapor! dis ela Rakernas Satgas Saber Pungli 2024 di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, Rabu (12/6). Dalam rakernas tersebut diluncurkan aplikasi Si Duli dan SP4N Lapor!

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto memastikan pihaknya akan memaksimalkan sosialisasi penggunaan sistem aplikasi pengaduan pungli (Si Duli) demi meningkatkan persentase Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK).

"Ini kurang sosialisasi untuk melakukan pelaporan. Oleh sebab itu, salah satunya upayanya meningkatkan sosialisasi," kata Hadi saat ditemui dalam acara Rakernas Satgas Saber Pungli di hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).

Peningkatan sosialisasi aplikasi Si Duli, menurut Hadi, menjadi hal penting lantaran sebelumnya banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang aplikasi pendahulunya yakni Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N).

Hal tersebut membuat banyak masyarakat tidak mengetahui tata cara pelaporan jika menemukan praktik pungli yang dilakukan oknum pegawai pemerintah.

Hal tersebutlah yang menurut Hadi menjadi salah satu penyebab menurunnya persentase Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) di Indonesia dari tahun 2022 ke 2023.

Berdasarkan data yang dimiliki Hadi, persentase IPAK Indonesia di tahun 2022 berada di 3.93 persen. Ketika masuk ke 2023, persentase itu menurun menjadi 2,92 persen.

Kini, pihaknya telah memperbarui aplikasi SP4N menjadi Siduli yang dianggap memiliki sistem yang lebih cepat.

Dengan pembaruan aplikasi dan sosialisasi yang maksimal, Hadi yakin jumlah laporan praktek pungli dari masyarakat akan meningkat. "Dengan demikian masyarakat akan menjadi whistleblower terhadap kasus pungli yang dilaporkan secara realtime," jelas Hadi.

Berani Lapor

Seperti diketahui, Kemenko Polhukam RI meluncurkan Si Duli untuk memudahkan masyarakat melaporkan praktik pungli yang terjadi di seluruh instansi pemerintah. "Aplikasi ini tujuan utamanya adalah penguatan dan perbaikan pola deteksi yang lebih efektif dengan melibatkan masyarakat," kata Menko Polhukam.

Melalui aplikasi Si Duli, Hadi memastikan seluruh laporan masyarakat terkait praktik pungli akan ditangani secara langsung.

Masyarakat juga bisa memantau setiap tahapan penanganan laporan melalui aplikasi tersebut. Setelah laporan diterima, anggota satgas pungli nantinya akan memverifikasi laporan tersebut dengan bukti yang diberikan oleh korban.

Usai memverifikasi bukti laporan, lanjut Hadi, pihak satgas akan langsung turun ke lokasi terjadinya praktek pungli. Di sanalah satgas akan melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi ke oknum yang melakukan pungli tersebut.

Dengan adanya aplikasi Siduli, Hadi berharap masyarakat dapat semakin terlibat dalam pengawasan dan penindakan praktik pungli di lingkungan instansi pemerintahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.