Astronot Apollo 8 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Usia 90 Tahun
📅 Senin, 10 Jun 2024, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/KEVIN WINTER
WASHINGTON - William Anders, mantan astronot Amerika yang mengambil foto bersejarah "Earthrise" dari luar angkasa lebih dari 55 tahun lalu, meninggal dalam kecelakaan pesawat pada Jumat (7/6) pada usia 90 tahun, kata keluarganya.
Anders sedang mengemudikan sebuah pesawat kecil yang jatuh di lepas pantai negara bagian Washington pada Jumat pagi, kata putranya kepada media AS. Anders sendirian di dalam pesawat.
Jenazahnya kemudian ditemukan oleh tim penyelam, The Seattle Times melaporkan, mengutip juru bicara Penjaga Pantai.
Sebagai anggota misi Apollo 8 pada bulan Desember 1968, Anders menjadi salah satu manusia pertama yang mengorbit Bulan, bersama rekan Amerika Frank Borman dan James Lovell.
Para kru mengelilingi Bulan 10 kali tanpa mendarat, sebelum berhasil kembali ke Bumi pada 27 Desember 1968.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di salah satu orbit bulan, Anders mengambil foto Bumi berwarna biru cerah di tengah kegelapan luar angkasa, dengan permukaan Bulan yang berlubang di latar depan.
"Kami telah berjalan mundur dan terbalik, tidak benar-benar melihat Bumi atau Matahari, dan ketika kami berguling-guling dan melihat Bumi terbit yang pertama," katanya dalam wawancara sejarah lisan NASA pada tahun 1997.
"(T)hat tentu saja, sejauh ini, adalah hal yang paling mengesankan. Melihat bola yang sangat halus dan berwarna-warni yang bagi saya tampak seperti hiasan pohon Natal yang muncul di lanskap bulan yang sangat jelek dan jelek ini."
Sebaiknya Anda baca juga:
Foto "Earthrise" sering kali dicantumkan dalam kumpulan gambar sejarah utama, dan dimasukkan dalam buku "100 Photographs that Changed The World" milik Majalah Life.
Versi asli foto tersebut dijual di lelang Kopenhagen pada tahun 2022 seharga 11.800 euro atau 12.748 dollar AS.
"Pada tahun 1968, selama misi Apollo 8, Bill Anders menawarkan kepada umat manusia salah satu hadiah terdalam yang dapat diberikan seorang astronot," tulis Kepala NASA Bill Nelson di platform media sosial X.
"Dia melakukan perjalanan ke ambang Bulan dan membantu kita semua melihat sesuatu yang lain: diri kita sendiri. Dia mewujudkan pelajaran dan tujuan eksplorasi. Kita akan merindukannya," tambah Nelson.
"Ke Bulan untuk Menemukan Bumi"
Kantor Sheriff San Juan County di negara bagian Washington mengatakan dalam sebuah pernyataan, pemerintah setempat menerima laporan sekitar tengah hari pada hari Jumat bahwa "sebuah pesawat model tua terbang dari utara ke selatan kemudian masuk ke air dan tenggelam".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!