Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden AS Minta Maaf Terlambat Sahkan Bantuan Militer untuk Ukraina

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 20:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden AS Minta Maaf Terlambat Sahkan Bantuan Militer untuk Ukraina Doc: ANTARA/Xinhua/Liu Jie
Ket. Arsip foto - Presiden AS Joe Biden (kanan) bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 21 Desember 2022.

Ankara - Presiden Amerika Serikat (AS) JoeBiden pada Jumat (7/6) meminta maaf kepada Presiden Ukraina VolodymyrZelenskyy karena terlambat mengesahkan paket bantuan militer yang sangat dibutuhkan bagi negara tersebut.

"Saya minta maaf karena selama berminggu-minggu saya tidak tahu apa yang akan terjadi, dalam hal pendanaan," kata Biden kepada Zelenskyy dalam sebuah pertemuan di Paris.

"Kami mengalami kesulitan meloloskan rancangan undang-undang yang harus kami sahkan ... dari beberapa anggota kami yang sangat konservatif... Tetapi kami akhirnya menyelesaikannya," kata Biden.

Ia merujuk pernyataannya itu pada oposisi Partai Republik terkait paket tersebut di Kongres AS.

Biden pada April menandatangani RUU belanja senilai 95 miliar dolar AS (sekitar Rp1,54 kuadriliun) menjadi undang-undang untuk mendanai prioritas keamanan nasional utamanya, termasuk lebih dari 60,8 miliar dolar AS (sekitar Rp989,7 triliun) untuk Ukraina.

Bantuan militer tersebut disahkan setelah berbulan-bulan mengalami hambatan di Kongres AS, juga di tengah kekalahan Ukraina dari pasukan Rusia selama jangka waktu tersebut, dan setelahnya, akibat penundaan yang panjang tersebut.

Di Paris, presiden juga mengumumkan paket bantuan tambahan bagi Ukraina senilai 225 juta dolar AS (sekitar Rp3,66 triliun) untuk rekonstruksi jaringan listrik negara itu, dan memuji ketahanan Ukraina.

"Anda tahu, Anda tidak pernah menyerah, Anda tidak pernah menyerah sama sekali, Anda terus berjuang dengan cara yang luar biasa, sungguh luar biasa --dan kami tidak akan meninggalkan Anda," kataBiden.

Ia juga menjanjikan dukungan yang berkelanjutan dari Washington untuk Kiev.

Biden dan Zelenskyy pada Kamis (6/6) menghadiri upacara internasional yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memperingati 80 tahun D-Day dan Pertempuran Normandia untuk membebaskan Prancis selama Perang Dunia II.

Zelenskyy menyampaikan pidato di hadapan parlemen Prancis pada Jumat pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.