Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Tuduh Kapal Tiongkok Lakukan Manuver Berbahaya.

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Tuduh Kapal Tiongkok Lakukan Manuver Berbahaya. Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Dicegat | Cuplikan gambar dari rekaman video yang dirilis Penjaga Pantai Filipina pada Jumat (7/6) memperlihatkan sejumlah personel Penjaga Pantai Tiongkok yang menaiki perahu karet, mencegat upaya evakuasi medis yang dilakukan Penjaga Pantai Filipina di perairan sengketa LTS pada 19 Mei lalu.

MANILA - Penjaga Pantai Filipina pada Jumat (7/6) merilis rekaman video yang memperlihatkan konfrontasi terbaru dengan kapal Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Pada rekaman itu terlihat saat dua kapal Filipina bertemu di laut lepas untuk memindahkan seorang tentara Filipina yang sakit, kapal Penjaga Pantai Tiongkok membayangi, memblokir, dan menabrak mereka.

Insiden itu terjadi bulan lalu saat evakuasi medis terhadap seorang tentara yang ditempatkan di kapal Angkatan Laut Filipina, BRP Sierra Madre, yang sengaja dikandaskan di Second Thomas Shoal, LTS, yang disengketakan.

Penjaga Pantai Filipina mengatakan mereka telah mengerahkan sebuah kapal pada tanggal 19 Mei untuk mengambil tentara tersebut darispeedboatAngkatan Laut Filipina, dan telah memberi tahu Penjaga Pantai Tiongkok tentang sifat kemanusiaan dari misi mereka.

Dalam serangkaian video yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina, sebuahspeedboatberbendera Tiongkok terlihat menabrak dua kapal Filipina yang tidak bergerak saat mereka bersiap untuk memindahkan pasien.

Kapal-kapal lain yang diidentifikasi oleh Filipina sebagai milik Penjaga Pantai Tiongkok, juga terlihat membayangi dan menghalangi jalur kapal Penjaga Pantai Filipina.

"Kapal-kapal Tiongkok melakukan sebuah manuver berbahaya dan dengan sengaja menabrak kapal Angkatan Laut Filipina," kata juru bicara Penjaga Pantai Filipina untuk Laut Filipina Barat, Jay Tarriela, dalam sebuah pernyataan.

"Perilaku biadab dan tidak manusiawi yang ditunjukkan oleh Penjaga Pantai Tiongkok tidak mendapat tempat di masyarakat kita. Apa yang seharusnya menjadi operasi evakuasi medis sederhana justru menjadi sasaran pelecehan. Tindakan mereka jelas menunjukkan niat mereka untuk mencegah personel yang sakit menerima perawatan medis yang sangat dibutuhkannya," kata Tarriela.

Menanggapi tuduhan tersebut, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pihaknya dapat mengizinkan Filipina mengirimkan pasokan yang diperlukan dan mengevakuasi personel dari BRP Sierra Madre jika Beijing diberitahu sebelumnya.

"Namun, Filipina tidak boleh menggunakan ini sebagai alasan untuk mengirimkan bahan-bahan konstruksi ke kapal perang yang sengaja dikandaskan dalam upaya menduduki Terumbu Karang Ren'ai secara permanen," kata juru bicara Mao Ning yang menggunakan nama Tiongkok untuk Second Thomas Shoal.

Beijing mengklaim hampir seluruh jalur perairan tersebut dan telah terjadi serangkaian konfrontasi yang melibatkan kapal-kapal Tiongkok dan Filipina di dekat terumbu karang yang diperebutkan, seringkali di sekitar Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly. Second Thomas Shoal berjarak sekitar 200 kilometer dari Pulau Palawan di Filipina barat dan lebih dari 1.000 kilometer dari daratan besar terdekat Tiongkok, Pulau Hainan.

Tentara Filipina yang sakit tersebut akhirnya dimuat ke kapal Penjaga Pantai Filipina dan dibawa ke Palawan, di mana dia menerima perawatan di rumah sakit. Filipina tidak memberikan rincian mengenai kondisi medis tentara tersebut.

Insiden Lain

Video lain yang dirilis oleh Filipina pada Jumat menunjukkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok membayangi tigaspeedboatPenjaga Pantai Filipina yang membawa ilmuwan kelautan dari Universitas Filipina pada pekan ini.

Para ilmuwan sedang memeriksa pecahan karang yang ditemukan di dua gundukan pasir di Sabina Shoal, juga di Kepulauan Spratly. Salah satu video memperlihatkanspeedboatTiongkok menyenggol salah satu perahu Filipina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.