Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diprotes Pekerja, DPR Agendakan Khusus Rapat Bahas Tapera

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diprotes Pekerja, DPR Agendakan Khusus Rapat Bahas Tapera Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas melayani peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/pri Petugas melayani peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/pri Petugas melayani peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym/pri Petgas melayani peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Kantor Badan Pengelola Tapera, Jakarta.

JAKARTA - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dalam Rapat Kerja dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang digelar di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6) menegaskan pihaknya akan segera menggelar agenda rapat khusus pembahasan Tapera tersebut.

"Saya rasa soal Tapera ini sudah menjadi ramai. Penjelasan Bapak pun tidak menyelesaikan persoalan sekarang, kami akan agenda khusus Pak untuk Tapera ini kita rapat khusus terkait Tapera supaya nanti tuntas Pak. Karena memang kami banyak sekali mendapat pertanyaan dan seterusnya," ujar Lasarus.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mendorong Pemerintah untuk terlebih dulu menunda peraturan Tapera tersebut. Terlebih, Lasarus mengingatkan Pemerintah perihal adanya keberatan dari karyawan dan juga keberatan dari pengusaha.

"Titik ini yang paling rumit Pak, yang mau dipotong keberatan yang pemotong pun keberatan. Titik temu ini menurut saya yang harus dicarikan jalan keluarnya dulu. Oleh karenanya, kami nanti akan mengundang dulu semua pihak Pak ya rapat dulu nanti kita undang, dunia usaha kita undang, mungkin perwakilan para buruh, baru nanti kita undang teman-teman dari Tapera," tegasnya.


Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae dalam interupsinya saat rapat mengusulkan agar Komisi V DPR menggelar rapat khusus membahas soal Tapera ini. "Nanti penjelasannya kita rapat khusus, agak panjang persoalannya ini karena banyak masalah yang kita harus hadapi tentang ini Pak," usul Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Sebagaimana diketahui, Menteri PUPR saat rapat menjelaskan perihal Tapera. Diantaranya backlog untuk kepemilikan rumah 9,9 juta, backlog untuk rumah tidak layak huni 2,6 juta , sedang pertumbuhan rumah tangga baru 800.000 per tahun. Jumlah ASN sendiri sekitar 4,4 juta orang yang belum memiliki rumah 1,8 juta.


"Apa sekarang peran Pemerintah? Pemerintah melakukan pembiayaan yang bukan dari APBN untuk yang rusus dan lain sebagainya, tapi ada pembiayaan untuk kepemilikan rumah melalui fasilitas likuiditas pembiayaan Perumahan dari 2010 sampai 2024, sampai dari 2010-2024 itu sudah lebih dari 105 triliun. Nanti akan jelaskan juga lebih detail bahwa kredit lebih dari 300 triliun dalam pembangunan Perumahan itu. Kemudian subsidi selisih bunga melalui tahun 2015 sampai 2020 dan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan itu (BP2BT)," papar Menteri PUPR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.