Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inovasi dan Produktivitas RI Tertinggal di Antara ASEAN-6, Bagaimana Mengatasinya?

📅 Senin, 27 Mei 2024, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ketiga, memperkuat infrastruktur melalui investasi agar dapat mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan efisiensi bisnis.

Keempat, memperbaiki kerangka regulasi agar lebih ramah bisnis, menjaga stabilitas dan efisiensi pasar, dan mendorong persaingan yang sehat. Caranya adalah dengan memangkas birokrasi dan menyederhanakan peraturan untuk mendorong investasi, memberantas korupsi, mengurangi praktik perburuan rente, dan mempromosikan transparansi untuk meningkatkan tata kelola.

Kelima, membina kewirausahaan dan menumbuhkan UMKM dengan cara mendukung terhadap usaha pemula dan usaha kecil. Hal ini dapat ditempuh dengan membuka akses terhadap sumber keuangan; memberikan bimbingan dan inkubasi untuk mendorong inovasi dan menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi beban peraturan demi mendorong tumbuhnya kewirausahaan dan memfasilitasi pertumbuhan UMKM.

Keenam, mengatasi masalah sosial dan lingkungan demi menjamin stabilitas dan keberlanjutan produktivitas. Hal ini dilakukan melalui investasi dalam layanan kesehatan; menngimplementasikan kebijakan yang mendorong praktik berkelanjutan dan mencegah degradasi lingkungan; mengurangi kesenjangan pendapatan serta menyediakan jaring pengaman sosial untuk mengantisipasi dampak disruptif teknologi dan inovasi terhadap tenaga kerja.

Sebagai penutup, kita patut merenungkan pendapat Paul Krugman berikut ini:

Productivity is not everything, but in the long run it is almost everything. A country's ability to improve its standard of living over time depends almost entirely on its ability to raise its output per worker.

Produktivitas bukanlah segalanya, tetapi dalam jangka panjang itu hampir segalanya. Kemampuan suatu negara untuk meningkatkan standar hidupnya dari waktu ke waktu hampir seluruhnya bergantung pada kemampuannya untuk meningkatkan output per pekerja.The Conversation

Chairil Abdini, Lecturer in Public Policy and Decision Analysis, Universitas Indonesia

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

30 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...
Luar Negeri
Prancis Siapkan Pangkalan R...

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.