World Water Forum Bali Dorong Kerja Sama Dunia Wujudkan Keamanan Air bagi Semua
📅 Minggu, 26 Mei 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, dalam upaya mewujudkan ketahanan air dan menangani persoalan kelangkaan air musiman, kekeringan, dan bencana hidrometeorologi, Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP) Armida Alisjahbana menyatakan kolaborasi dalam pemanfaatan sumber air bersama diperlukan.
Kolaborasi pemanfaatan air tersebut penting, utamanyauntuk memastikan ketersediaan dana yang diperlukan untuk mitigasi, adaptasi, dan pengurangan risiko bencana. Apalagi, dibutuhkan 144,74 miliar dolar AS (Rp2,3 kuadriliun) setiap tahunnya untuk membiayai upaya tersebut hanya untuk kawasan Asia-Pasifik.
Alisjahbana juga menyoroti pentingnya pendekatan ilmiah, yang dapat dilakukan dengan mengumpulkan ilmuwan dan pemangku kepentingan berpengalaman, serta investasi untuk sistem data peringatan awal bencana untuk mewujudkan pengumpulan data yang lebih mumpuni sehingga dapat mengurangi kerugian bencana hingga 60 persen.
Senada, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi menyatakan teknologi tata kelola air, baik dalam bentuk perangkat lunak maupun perangkat kerasnya, harus dikembangkan. Teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin lumrah saat ini akan memainkan peranan yang kian penting dalam tata kelola air pada masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan air dunia, Indonesia memprakarsai pembentukan suatu dana air global(Global Water Fund)sebagai mekanisme bersama penanganan berbagai masalah air di semua negara di dunia.
"Global Water Fund itu pada prinsipnya platform global untuk dapat memobilisasi pembiayaan yang nanti bisa membantu pembiayaan sektor air maupun sumber daya air di suatu negara," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna.
Bila terbentuk, dana tersebut akan melingkupi semua negara. Dana para donatur akan dimobilisasi untuk membiayai pengembangan ekosistem dan infrastruktur sumber daya air dan sanitasi yang layak bagi masyarakat dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski pendanaan semacam itu amat penting dan hampir semua negara memiliki masalah terkait air, mendorong kemauan politik negara-negara dan komitmen bersama para pemangku kepentingan terkait justru menjadi tantangan utama pembentukan mekanisme pendanaan ini.
Pada akhirnya, masalah air adalah persoalan yang dihadapi semua negara dan akan berdampak besar pada kehidupan umat manusia apabila tidak ditanggulangi. Kerja sama internasional untuk bersama-sama menyelesaikan masalah air dari hulu ke hilirnya pun semakin mendesak.
World Water Forum Ke-10, melalui deklarasi tingkat menteri dan kompendium aksi konkretnya, memberi secercah harapan akan kolaborasi komunitas global untuk saling membantu satu sama lain mewujudkan keamanan air bagi semua sehingga anak cucu kita ke depan tidak lagi kehausan dan kesulitan mendapat air.
Karena, ketersediaanair juga menentukan nasib manusia di Bumi ini pada masa mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!