Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diet Mediterania Menurunkan Kecemasan dan Stres pada Lansia

📅 Minggu, 26 Mei 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Diet Mediterania Menurunkan Kecemasan dan Stres pada Lansia Doc: Istimewa

Diet Mediterania dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko kondisi kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa, selain meningkatkan kesehatan fisik, diet Mediterania juga dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan mental.

Diet Mediterania menekankan pada konsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, polong-polongan, minyak sehat, serta ikan dan makanan laut dalam jumlah sedang.

Menurut studi terbaru dari University of South Australia, kepatuhan yang lebih baik terhadap diet Mediterania dapat membantu mengurangi gejala stres dan kecemasan pada orang dewasa lanjut usia. Temuan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan terhadap 294 partisipan berusia 60 tahun ke atas di Australia.

"Kepatuhan terhadap MedDiet (diet Mediterania) berbanding terbalik dengan tingkat keparahan gejala kecemasan yang tidak tergantung pada usia, jenis kelamin, BMI, aktivitas fisik, tidur, risiko kognitif, dan kemampuan untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari," tulis para peneliti dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients.

"Selain itu, kepatuhan MedDiet berbanding terbalik dengan gejala stres yang tidak tergantung pada usia, jenis kelamin, BMI, aktivitas fisik, dan tidur. Namun, tidak ada hubungan antara kepatuhan MedDiet dan gejala depresi yang diamati," lanjutnya.

Para peneliti mengidentifikasi bahwa manfaat kesehatan mental berasal dari elemen-elemen tertentu dari makanan seperti buah, kacang-kacangan, polong-polongan, dan rendahnya konsumsi minuman berpemanis.

"Kacang-kacangan dan polong-polongan kaya akan serat, lemak sehat, dan antioksidan yang cenderung membantu memproduksi bakteri baik di usus, menurunkan peradangan, dan pada gilirannya memiliki efek yang baik pada kesehatan otak. Asupan sayuran yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan gejala depresi yang lebih rendah, meskipun kami terkejut bahwa temuan secara keseluruhan tidak lebih kuat untuk meringankan depresi dan hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut," ujar Dr. Anthony Villani, salah satu penulis penelitian.

Para peneliti percaya bahwa temuan mereka akan memberikan lebih banyak harapan, karena mereka membuka kemungkinan untuk memasukkan diet Mediterania sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk mengelola berbagai hasil yang berhubungan dengan kesehatan.

"Saat ini ada banyak bukti tentang hasil positif diet ini pada berbagai penyakit kronis, dan sangat mudah untuk dipraktikkan. Sebagai contoh, saya dapat merekomendasikan diet Med untuk mendukung manajemen diabetes seseorang, karena saya tahu bahwa diet ini juga dapat memberikan hasil yang baik bagi kesehatan mental mereka," tutur Lisa Allcock, yang turut memimpin penelitian ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.