Studi Terbaru: Vaksin HPV Memberi Manfaat Nyata bagi Pria

Sabtu, 25 Mei 2024, 00:54 WIB

CHICAGO - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan vaksinasi terhadap human papillomavirus (HPV) pada anak laki-laki dan laki-laki, dapat mengurangi risiko kanker kepala dan leher serta penyakit ganas lainnya. Hal ini menambah manfaat vaksin yang telah terbukti dalam melindungi perempuan dari kanker serviks.

Menurut para peneliti, penelitian terhadap lebih dari 3,4 juta orang ini merupakan salah satu analisis jangka panjang pertama mengenai efek nyata vaksin dalam mencegah kanker terkait HPV di kepala dan leher, daerah anus, penis, vulva, vagina, dan leher rahim.

Ket. Foto: Laki-laki yang divaksinasi memiliki tingkat lebih rendah terkena kanker terkait HPV dan kanker kepala dan leher. — Sumber: istimewa

Dikutip dari The Straits Times, penelitian sebelumnya mengenai vaksin ini berfokus terutama pada kanker serviks. Dalam sebuah penelitian besar pada tahun 2020 di Swedia, misalnya, angka kanker serviks adalah 47 per 100.000 pada wanita yang divaksinasi dan 94 per 100.000 pada wanita yang tidak divaksinasi.

Studi yang dijadwalkan untuk dipresentasikan pada pertemuan American Society of Clinical Oncology (Asco) mendatang di Chicago ini, melibatkan lebih dari 1,7 juta sukarelawan yang menerima vaksinasi HPV sejak tahun 2010, antara usia sembilan dan 39 tahun dan jumlah yang kurang lebih sama sukarelawan serupa yang tidak divaksinasi. Sekitar 44 persen adalah laki-laki.

"Laki-laki yang mendapat vaksinasi memiliki tingkat lebih rendah terkena kanker terkait HPV dan kanker kepala dan leher (masing-masing 3,4 dan 2,8 kasus per 100.000 pasien yang divaksinasi, dibandingkan dengan 7,5 dan 6,3 kasus per 100.000 pasien yang tidak divaksinasi)," bunyi temuan studi tersebut.

Penyebab Utama

Menurut Presiden Asco, Lynn Schuchter, dalam konferensi pers, Kamis (23/5), merokok dulunya merupakan penyebab utama kanker kepala dan leher, seperti kanker mulut dan tenggorokan, namun saat ini penyebab utamanya adalah infeksi HPV.

"Studi baru ini memperluas apa yang kita ketahui dan menunjukkan mencegah infeksi dengan vaksin membantu mencegah kanker tambahan terkait HPV," tambahnya.

Perempuan yang divaksin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker terkait HPV dalam penelitian ini dan seperti yang diperkirakan, risiko lebih rendah terkena kanker serviks, dibandingkan dengan perempuan yang tidak divaksinasi.

Vaksinasi tidak secara signifikan mengurangi risiko kanker kepala dan leher serta kanker vulva atau vagina.

Vaksin HPV Merck disetujui pada tahun 2006 untuk anak perempuan dan perempuan berusia sembilan hingga 26 tahun dan pada tahun 2009 untuk anak laki-laki dan laki-laki dalam kelompok usia tersebut. Versi terbaru, Gardasil 9, telah disetujui di Amerika Serikat sejak 2018 untuk digunakan pada anak-anak dan orang dewasa berusia sembilan hingga 45 tahun.

Sebuah studi terpisah yang akan dipresentasikan pada pertemuan Asco menemukan antara tahun 2011 dan Maret 2020, penggunaan vaksin HPV di AS meningkat dari 23,3 persen menjadi 43 persen pada populasi yang memenuhi syarat, meningkat dari 7,8 persen menjadi 36,4 persen pada pria dan wanita, dari 37,7 persen menjadi 49,4 persen di kalangan perempuan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.