Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ADB Desak Ada Tindakan Kolektif untuk Pendanaan Proyek Air

📅 Kamis, 23 Mei 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
ADB Desak Ada Tindakan Kolektif untuk Pendanaan Proyek Air Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. Direktur Pembangunan Air dan Perkotaan Bank Pembangunan Asia (ADB) Neeta Pokhrel berbicara pada sesi panel tingkat tinggi World Water Forum ke-10 di Bali pada 22 Mei 2024.

Badung - Tindakan kolektif dari para pengambil keputusan diperlukan untuk meningkatkan pendanaan bagi proyek-proyek air, kata pejabat Bank Pembangunan Asia (ADB) di Bali pada Rabu.

Pada sesi panel tingkat tinggi World Water Forum ke-10 di Badung, Bali, Direktur Pembangunan Air dan Perkotaan ADB Neeta Pokhrel mengatakan bahwa pendanaan proyek air bisa diperoleh jika ada tata kelola air yang tepat.

"Namun, apakah kita semua yang ada di ruangan ini-pemerintah, berbagai lembaga keuangan internasional, badan PBB, mitra bilateral, dan LSM-memiliki kejelasan kolektif dalam mencapai target tersebut," kata Pokhrel.

Menurut dia, pertanyaan itu sangat penting untuk diajukan dan tindakan kolektif harus diambil.

Berhenti membicarakan pendanaan air dan mengesampingkan sektor swasta dalam mewujudkan pendanaan air merupakan tindakan yang harus dievaluasi, katanya.

Pokhrel menekankan bahwa pendanaan untuk air sangat mendesak untuk disepakati karena perubahan iklim mulai intens dan dialami oleh banyak negara.

Aksi untuk menyelamatkan bumi tidak banyak lagi, katanya, seraya mencontohkan sekolah di Kamboja yang terpaksa ditutup akibat gelombang panas.

Dia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menambah pendanaan sebesar 100 miliar dolar AS (sekitar Rp1.600,5 triliun) untuk 10 tahun ke depan.

ADB berkomitmen untuk menyediakan pendanaan hingga 360 miliar dolar AS (sekitar Rp5.761,8 triliun) kepada negara-negara berkembang dan sektor swasta untuk satu dekade berikutnya.

"Proyek yang kami danai setiap tahunnya hampir mencapai 3 miliar dolar AS (Rp48 triliun). Kami ingin meningkatkannya 10 kali lipat," kata Pokhrel.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa ADB belum menemukan proyek utilitas dan air yang siap untuk diinvestasikan.

"Saya ulangi, kami tidak mempunyai banyak utilitas dan proyek yang dapat diinvestasikan untuk dijalankan. Jadi, bantu kami. Berikan ide-ide bagus kepada kami," kata dia.

ADB juga mendesak dilakukannya aksi untuk membangun kapasitas melalui pengelolaan utilitas dan air yang direalisasikan berdasarkan data, rencana investasi, dan kesiapan proyek.

"Banyak pekerjaan di hulu. Dialog di hulu perlu dilakukan untuk mewujudkan kesiapan itu. Ada sekumpulan utilitas dan proyek yang dapat diinvestasikan, dan itu membutuhkan pendanaan yang kuat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.