Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Kehidupan Bajak Laut  yang Sebenarnya?

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Yang menyatukan para bajak laut yang berbeda ini adalah impian untuk menghasilkan banyak uang karena seorang bajak laut bisa mendapatkan 100 hingga 1.000 kali lipat gaji seorang pelaut.

Pada Juli 1693 misalnya, bajak laut bernama Thomas Tew dari Rhode Island menjarah emas dan perak senilai 100.000 poundsterling, permata, mutiara, gading gajah, rempah-rempah, sutra, dan bubuk mesiu, dari sebuah kapal yang menuju tempat yang sekarang menjadi wilayah Arab Saudi.

Kemudian, pada bulan September 1695, Avery melucuti kapal harta karun Kaisar Mughal Aurangzeb dan mendapatkan 600.000 poundsterling berupa emas, perak, dan permata, sebuah hasil jarahan terbesar dalam sejarah bajak laut.

Meskipun saat ini penekanannya adalah pada bajak laut Karibia, kapal-kapal terkaya berlayar antara pelabuhan Laut Merah di Jeddah di Arab Saudi modern, Mocha di Yaman, dan Surat di India. Namun para perompak tidak selalu menghabiskan rejeki nomplok mereka dengan bijak.

Selama Perang Suksesi Spanyol, yang berlangsung dari 1701 hingga 1714, pihak swasta yang dikontrak oleh pemerintah Eropa untuk menyita kapal musuh, bisa menyimpan sekitar 80 persen hasil jarahan mereka. Segera setelah perdamaian ditandatangani, sumber pendapatan yang menguntungkan ini lenyap.

"Zaman keemasan pembajakan berakhir dengan pertumpahan darah pada tahun 1720-an, ketika gubernur kerajaan menggantung ratusan bajak laut. Padahal selama tahun-tahun kejayaannya yaitu pada tahun 1716 hingga 1726, bajak laut telah menyebabkan lebih banyak kerusakan pada perdagangan Atlantik Inggris dibandingkan Prancis dan Spanyol dalam Perang Suksesi Spanyol saat itu," papar Rediker. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.