Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vietnam Calonkan Menteri Keamanan Publik Sebagai Presiden Baru

📅 Minggu, 19 Mei 2024, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vietnam Calonkan Menteri Keamanan Publik Sebagai Presiden Baru Doc: CNA/AFP/STR
Ket. Menteri Keamanan Publik Vietnam To Lam terlihat pada bulan Desember 2023

BANGKOK - Partai Komunis Vietnam mencalonkan Menteri Keamanan Publik To Lam untuk menjadi presiden baru negara itu, kata media pemerintah pada Sabtu (18/5), setelah pendahulunya mengundurkan diri.

Ribuan orang, termasuk pejabat tinggi dan pemimpin bisnis senior, terperangkap dalam tindakan keras terhadap korupsi, yang dipimpin Sekretaris Jenderal Partai Komunis Nguyen Phu Trong.

Komite pusat partai telah menyetujui "pencalonan Kamerad To Lam, anggota Politbiro, Menteri Keamanan Publik untuk dipilih sebagai Presiden," lapor Kantor Berita Vietnam, VNA.

Lam (66) telah menjadi menteri keamanan publik sejak 2016 dan mengambil tindakan keras terhadap gerakan kelompok hak asasi manusia di negara komunis tersebut.

Pencalonannya diajukan setelah pengunduran diri Presiden Vo Van Thuong pada bulan Maret setelah satu tahun menjabat, dan menjadi pemimpin terbaru yang gagal dalam upaya pemberantasan korupsi.

Tran Thanh Man (61) juga dinominasikan sebagai ketua baru Majelis Nasional Vietnam, kata media pemerintah, dan menjadi salah satu dari empat pemimpin paling berkuasa di negara tersebut.

Man, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua majelis nasional, menggantikan Vuong Dinh Hue, yang meminta mundur bulan lalu karena "pelanggaran dan kekurangannya".

Nominasi tersebut telah diterima oleh komite pusat partai namun secara resmi akan dipilih oleh Majelis Nasional, yang dijadwalkan bertemu minggu depan.

Seluruh pimpinan puncak "harus benar-benar bersatu, benar-benar menjadi teladan, sepenuh hati dan mengabdi pada tujuan bersama", VNA mengutip komite pusat partai.

Tindakan Keras

Pada Kamis, Truong Thi Mai juga mengundurkan diri. Dia adalah anggota tetap sekretariat di komite pusat partai - posisi paling penting dalam politik Vietnam di luar struktur kepemimpinan empat pilarnya.

Dengan mundurnya Mai, politbiro yang tadinya beranggotakan 18 orang turun menjadi 12 orang setelah juga kehilangan dua presiden, ketua Majelis Nasional, wakil perdana menteri, dan ketua komisi ekonomi partai dalam 18 bulan terakhir.

Namun, partai tersebut mengatakan pada Kamis bahwa empat anggota baru telah ditunjuk, termasuk Bui Thi Minh Hoai, menggantikan Mai sebagai satu-satunya perempuan di politbiro.

Pergolakan politik ini sangat tidak biasa di Vietnam, dimana selama bertahun-tahun semua perubahan diatur secara hati-hati dengan penekanan pada stabilitas yang hati-hati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...
Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...
Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.