Pertumbuhan Berkualitas Hanya Bisa Tercapai jika Fokus ke Ekonomi Padat Karya
📅 Jumat, 17 Mei 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim RedaksiKemudian dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi triwulan I-2024 berasal dari Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). Konsumsi rumah tangga dan PMTB memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB masing-masing sebesar 54,93 persen dan 29,31 persen.
Pada triwulan I-2024, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi yakni sebesar 2,62 persen.
Beri Dampak Langsung
Pakar ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, yang juga diminta pendapatnya, mengatakan pernyataan ekonom ADB tersebut memang benar, namun industri padat karya tidak boleh ditinggalkan jika pemerintah memang ingin membangun pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pendapat ekonom utama ADB itu betul, tetapi ada tapinya. Mendorong aktivitas industri jangan hanya yang padat modal, tapi juga yang bersifar padat karya," kata Leo.
Sebab, industri padat karya akan memberikan dampak kepada perekonomian langsung karena mengurangi pengangguran dan lebih luas putaran ekonominya.
"Saya sangat setuju karena selama ini proses industrialiasi terjadi karena competitiveness barang (hasil produksi industri) kita selama ini kurang, dan itu harus difasilitasi. Jadi, pemerintah jangan hanya menerapkan faktor perpajakan, menerapkan industri masuk atau apa saja, tetapi juga harus menciptakan dampak nyata lain, khususnya penciptaan tenaga kerja," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!