Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Basarnas Evakuasi 30 Penumpang Kapal yang Kecelakaan di Perairan Busel

📅 Kamis, 16 Mei 2024, 21:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Basarnas Evakuasi 30 Penumpang Kapal yang Kecelakaan di Perairan Busel Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim Penyelamat Pos SAR Baubau saat mengevakuasi para penumpang kapal.

Kendari - Tim Penyelamat Pos SAR Baubau mengevakuasi 30 penumpang Kapal Rakyat Q Ekspress yang mengalami kecelakaan di sekitar Perairan Batauga, Pulau Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah, Kamis malam, mengatakan informasi kecelakaan kapal tersebut pertama kali diinformasikan oleh salah seorang penumpang kapal Bernama Sakri, pada pukul 11.25 WITA.

"Dia melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan kapal, yakni Kapal Rakyat Q Express dengan jumlah muatan 36 orang yang mengalami kebocoran pada haluan kapal di sekitar perairan Batauga Pulau Batu Atas," kata Muhammad Arafah.

Berbekal informasi tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Pos SAR Baubau menuju lokasi yang dilaporkan untuk memberikan bantuan SAR, pada pukul 11.40 WITA.

"Jarak lokasi kejadian dengan Pelabuhan Murhum Baubau sekitar 26,7 mil laut," ujarnya.

Muhammad Arafah menyampaikan bahwa sekitar pukul 12.17 WITA, tim penyelamat menggunakan perahu karet menemukan kapal tersebut sekitar 10,86 mil laut arah utara Barat Laut dari lokasi kejadian.

"Selanjutnya, tim mendampingi kapal itu ke perairan Desa Masiri, untuk mencari tempat yang aman melakukan perpindahan penumpang, pada pukul 13.36 Wita," ucap Muhammad Arafah.

Dia menjelaskan bahwa sekitar pukul 14.30 WITA, seluruh penumpang dimobilisasi dengan menggunakan perahu karet dari kapal Q Ekspress ke perahu karet 210 dengan membawa penumpang 30 orang menuju Pelabuhan Pulau Batu Atas, dengan Jarak sekitar 35 mil laut dari Perairan Desa Masiri.

"Sedangkan enam orang ABK (anak buah kapal) masih di kapal itu untuk melakukan perbaikan," ucapnya.

Dia mengungkapkan bahwa pada pukul 17.15 Wita, perahu RB 210 tiba di Perairan Pulau Batu Atas. Karena kondisi gelombang yang tidak memungkinkan untuk berlabuh di pelabuhan, maka 30 orang penumpang itu dijemput dengan empat buah perahu untuk dibawa ke darat.

"Dengan telah dievakuasinya para penumpang kapal itu dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap kecelakaan kapal itu dinyatakan selesai dan ditutup," ungkap Muhammad Arafah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.