Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Warga Kabupaten Agam Terdampak Banjir Bandang Gunung Marapi

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Warga Kabupaten Agam Terdampak Banjir Bandang Gunung Marapi Doc: ANTARA/Altas Maulana
Ket. Salah satu rumah warga di Kecamatan Ampek Angkek yang menjadi korban musibah banjir bandang lahar dingin. Daerah ini berada persis di bagian utara atau daerah lebih rendah bersebelahan dengan Kecamatan Canduang yang menjadi lokasi terparah dampak bencana banjir bandang yang terjadi Sabtu (11/5).

Lubuk Basung - Sebanyak 254 warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam terdampak banjir bandang yang terjadi Sabtu malam (11/5) dan belasan rumah dilaporkan rusak berat.

Camat Ampek Angkek, Rahmat Fajri, Senin, mengatakan banjir bandang yang melanda Desa Sungai Pua dan Bukik Batabuah berdampak kepada aliran Sungai Batang Aia Katiak yang melewati daerah di Ampek Angkek.

"Aliran Batang Katiak ini melewati lima desa kecil di Kecamatan Ampek Angkek, yaituAmpang Gadang, Batu Taba, Balai Gurah, Biaro Gadang dan Lambah," katanya.

Aliran banjir lahar dingin yang berhulu ke MunungMarapi itu mengakibatkan delapan unit rumah di Batu Taba dan enam unit rumah di Nagari Balai Gurah mengalami rusak berat.

"Warga yang terdampak sebanyak 40 orang di Ampang Gadang, 154 orang di Batu Tabadan 60 orang di Balai Gurah. Total ada 254 orang warga Ampek Angkek yang terdampak," kata Rahmat Fajri.

Kecamatan Ampek Angkek berada persis di bagian utara atau daerah lebih rendah bersebelahan dengan Kecamatan Canduang yang menjadi daerah terparah dampak bencana banjir bandang.

Warga yang rumahnya rusak berat, dievakuasi ke fasilitas umum dan rumah sanak saudara. Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah ibadah.

"Kami bergotong royong membersihkan rumah dan aliran sungai kami memilih mengungsi ke masjid agar aman," kata salah seorang warga,Rizal.

Rizal mengaku trauma dengan banjir bandang yang terjadi. Rumahnya tidak bisa ditempati dengan dua kendaraan rusak berat diterjang banjir.

"Hancur semuanya, bukan seperti pemukiman warga lagi di sini. Banyak kendaraan rusak dan sawah pertanian semua dilibas banjir," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.