Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Lontarkan Abu Setinggi 800 Meter

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Lontarkan Abu Setinggi 800 Meter Doc: ANTARA/HO-Badan Geologi
Ket. Visual Gunung Api Ile Lewotolok di Lembata, NTT yang mengalami erupsi, Selasa (14/5/2024).

KUPANG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat kejadian Gunung Api Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami erupsi dengan lontaran abu setinggi 800 meter di atas puncak.

"Telah terjadi erupsi Gunung Ile Lewotolok pukul 09.12 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak atau 2.223 meter di atas permukaan laut," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok Jeffry Pugel dalam laporan resmi yang diterima di Kupang, Selasa (14/5).

Ia mengatakan kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya.

Erupsi itu pun terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 34.5 mm dan durasi sementara 2 menit 17 detik.

Badan Geologi pun memberikan imbauan agar masyarakat yang berada di sekitar gunung untuk menggunakan masker agar terhindar dari gangguan pernapasan karena terpapar abu vulkanik.

Lebih lanjut ia menjelaskan Badan Geologi memberikan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas gunung.

Lalu masyarakat Desa Lamatokan dan Desa Jontona diimbau agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran, longsoran lava, dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah gunung.

Selanjutnya masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara diingatkan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 3 km pusat aktivitas gunung.

Sedangkan wisatawan dan masyarakat Desa Amakaka diimbau agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 3 km pusat aktivitas gunung.

"Serta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran, longsoran lava, dan awan panas dari bagian barat puncak atau kawah gunung," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Bangkitkan Gaza, Uni ...
Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.