Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shin Tae-yong Optimistis Masa Depan Sepak Bola Indonesia Cerah

📅 Sabtu, 11 Mei 2024, 11:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Shin Tae-yong Optimistis Masa Depan Sepak Bola Indonesia Cerah Doc: ANTARA/Donny Aditra
Ket. Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia U-23, Shin Tae-yong, menjawab pertanyaan wartawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (11/5/2024).

JAKARTA -Pelatih tim nasional Indonesia U-23Shin Tae-yong (STY)mengatakan masa depan sepak bola tanah air akan cerah karena memiliki skuad yang mumpuni untuk menghadapi kejuaraanbesarserta dukungan penuh dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan masyarakat.

Ia optimistis, pembenahan secara bertahap dan dukungan dari pemangku kepentingan bisa mendongkrak prestasi sepak bola Indonesia ke depan.

"Untuk ke depannya, masa depan sepak bola Indonesia cerah, jadi pastinya akan bisa meraih lebih banyak prestasi yang lebih baik lagi," kata STY saat tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu pagi, bersama rombongan pemain dan ofisial usai pulang dari Paris, Prancis.

Coach Shin mengapresiasi dukungan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan penggemar yang menonton langsung serta melakukan 'nonton bareng' atau nobar.

Menurut dia, dukungan itu menjadi motivasi lebih bagi staf pelatih dan pemain untuk memberikan hasil yang maksimal sehingga bisa masuk ke empat besar (semifinal) Piala Asia U-23 di Qatar yang lalu.

Terkait persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua, STY mengaku belum bisa menentukan target lebih jauh sampai saat ini.

Satu hal yang pasti, kata dia, semua orang dalam tim akan berusaha semaksimal mungkin dengan peluang-peluang yang ada.

"Kalau target yang terdekat tentunya persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua. Jadi itu dulu yang akan dicoba untuk diloloskan, sehinggastep by stepuntuk target selanjutnya," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

STY membeberkan, evaluasi tim terus berjalan seiring perkembangan pertandingan.



Dia mengingatkan, olahraga sepak bola tidak bisa diubah secara instan langsung bagus. Semua butuh proses, sehingga yang diperlukan adalah dukungan dari pemangku kepentingan terkait dan penggemar.

Persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia nanti, STY juga tidak berencana melakukan tur Eropa guna mencari pemain baru untuk naturalisasi.

Ia memilih fokus dengan skuad yang ada dan bersiap untuk pertandingan yang akan datang.

Selama mengikuti Piala Asia U-23 di Qatar, timnas memiliki rekor tiga kali menang dan dua kali kalah sampai babak semifinal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.