Perkuat Kolaborasi, Menko Polhukam Bahas Kerja Sama Bidang Pertahanan dengan Australia
Kamis, 09 Mei 2024, 04:30 WIBJakarta - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto membahas peluang kerjasama bidang pertahanan, penanggulangan terorisme dan pengamanan kawasan maritim dengan Menteri Dalam Negeri Australia The Honorable Clare O'Neil, MP di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu.
Pertemuan itu menjadi kali pertama Hadi bertatap muka dengan Clare O'Neil mewakili negara masing-masing.
"Ini merefleksikan kuatnya hubungan bilateral kedua negara, serta arti penting Indonesia untuk Australia," kata Hadi dalam siaran pers resmi Menko Polhukam yang dikutip ANTARA.
Hadi menjelaskan, kerjasama di bidang pertahanan sangat penting demi memperkuat keamanan dan kekuatan militer masing-masing negara.
Kerja sama itu bisa dilakukan dengan cara pertukaran pasukan hingga latihan gabungan antara kesatuan militer. Dengan kuatnya lini militer kedua negara, Hadi yakin serangan asing ataupun terorisme dapat dengan mudah ditangkal.
Kerjasama di bidang keamanan siber, lanjut Hadi, juga penting untuk dilakukan guna menghindari adanya data kenegaraan yang bocor ke pihak lain.
Tidak hanya itu saja, kedua tokoh itu juga membahas rencana Pertemuan ke-10 Indonesia-AustraliaMinisterial Council Meeting on Law and Security(MCM).
Selain itu, Hadi juga membahas rencana pertemuan ke-5Sub-Regional Meeting on Counter Terrorism and Transnational Security(SRM) tahun 2024 di Indonesia.
"Pertemuan itu untuk membahas beberapa isu, antara lain penanggulangan terorisme dan kejahatan lintas negara," kata Hadi.
Hadi yakin rangkaian rencana kegiatan tersebut akan semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Australia. Dengan demikian, kerja sama di bidang pertahanan antara ke dua negara pun akan berjalan dengan baik.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sisa 10 Hari! DJP Kejar 2,5 Juta SPT Lagi, Cek Cara Lapor 'Nihil' Paling Cepat di Sini
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
-
BMKG Prakirakan Cuaca di Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada Minggu
-
Kejari Jakarta Barat Ringkus Terpidana Mafia Tanah yang Buron Sembilan Tahun
-
Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Kenaikan IPH Selama Ramadan
-
Kapal Perang Australia Terobos Selat Taiwan, Militer Tiongkok Pasang Status Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.