Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Misi Pesawat Luar Angkasa Berawak Boeing Starliner Ditunda hingga 17 Mei

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Misi Pesawat Luar Angkasa Berawak Boeing Starliner Ditunda hingga 17 Mei Doc: CBS NEWS/UNITED LAUNCH ALLIANCE
Ket. Roket United Launch Alliance Atlas 5 yang membawa kapsul awak Boeing Starliner berdiri di atas landasan 41 di Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida.

WASHINGTON - Peluncuran berawak pertama pesawat luar angkasa Boeing Starliner ke Stasiun Luar Angkasa Internasional diundur hingga 17 Mei setelah para insinyur mengatakan katup roket yang rusak perlu diganti untuk misi berisiko tinggi tersebut, kata NASA pada Selasa (7/5).

Uji coba tersebut mengalami penundaan selama bertahun-tahun dan dilakukan pada saat yang penuh tantangan bagi Boeing, karena krisis keselamatan melanda unit penerbangan komersial raksasa kedirgantaraan yang telah berusia seabad itu.

Astronot Butch Wilmore dan Suni Williams sedang duduk di kursi mereka untuk bersiap lepas landas pada Senin (6/5) malam ketika seruan untuk "scrub" datang.

Tim darat mendengar dengungan dari katup yang mengatur tekanan oksigen cair pada roket Atlas V yang dimaksudkan untuk mendorong Starliner ke orbit.

United Launch Alliance, perusahaan patungan Boeing-Lockheed Martin yang bertanggung jawab atas roket tersebut, awalnya mengatakan peluncuran akan ditunda hingga setidaknya 10 Mei.

Namun analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa katup tersebut mengalami terlalu banyak keausan dan memerlukan penggantian. Roket tersebut akan dikembalikan ke hanggarnya untuk diperbaiki.

"Uji Penerbangan Awak Boeing NASA sekarang ditargetkan untuk diluncurkan tidak lebih awal dari pukul 18.16 EDT pada hari Jumat, 17 Mei," kata badan antariksa AS dalam sebuah posting blog.

Wilmore dan Williams akan tetap dikarantina di ruang kru di NASA Kennedy Space Center, bunyi postingan tersebut.

NASA mengandalkan kesuksesan Starliner karena mereka mengharapkan kendaraan komersial kedua akan membawa awak ke pos orbit.

SpaceX milik Elon Musk mencapai prestasi tersebut dengan kapsul Dragon-nya pada tahun 2020, mengakhiri ketergantungan selama hampir satu dekade pada roket Russia setelah berakhirnya program Pesawat Ulang-alik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.