Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan, Kejati NTB Tangkap Pegawai Kejagung di Kabupaten Lombok Utara

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Kejati NTB Tangkap Pegawai Kejagung di Kabupaten Lombok Utara Doc: ANTARA/Dhimas BP
Ket. Foto arsip-Gedung Kejati NTB.

Mataram - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat mengungkap adanya penangkapan seorang pegawai Kejaksaan Agung berinisial DW di wilayah Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

"Pegawai Kejagung RI yang kami tangkap tadi malam di Tanjung ini merupakan staf TU pada Kejagung RI," kata Asisten Intelijen Kejati NTB Wayan Riana di Mataram, Rabu.

Penangkapan DW, jelas dia, didasarkanpada informasi dari Kejagung bahwa pegawai itu telah melanggar disiplin yang tercatat tidak masuk kerja sekitar sepekan.

"Jadi, penangkapan ini berawal dari Informasi Kejagung RI terkait adanya salah satu pegawai inisial DW yang sudah tidak masuk kantor sebagaimana mestinya selama beberapa hari tanpa izin pimpinan dan sedang berada di wilayah hukum Kejati NTB," ujarnya.

Dari informasi Kejagung RI, Kepala Kejati NTB Bambang Gunawan menerbitkan surat perintah tugas untuk menangkap DW.

"Setelah kami lakukan penelusuran, keberadaan DW terungkap di Tanjung dan langsung pada Selasa (7/5) malam sekitar pukul 20.00 Wita. DW kami tangkap bersama tim intelijen dari Kejari Mataram," ucap dia.

Dari hasil klarifikasi, terungkap bahwa aktivitas DW di Tanjung terkait dengan urusan pribadi, yakni membuka usaha bersama rekannya.

"Jadi, informasi yang beredar tentang dugaan DW melakukan pemerasan terhadap pihak berperkara itu benar, kami sudah klarifikasi kalau yang bersangkutan ada urusan pribadi menyangkut usaha yang dijalankan sama rekannya di Tanjung," ujar Wayan.

Lebih lanjut, DW kini telah diamankan di Kantor Kejari Mataram. Rencananya pada Kamis (9/5), DW akan diberangkatkan ke Jakarta untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan di Kejagung terkait pelanggaran disiplin tersebut.

"Nantinya, apakah pelanggarannya masuk kategori ringan, sedang atau berat, itu ditentukan oleh Kejagung, kami hanya menindaklanjuti soal penangkapan saja," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.