Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lama Melajang akan Membuat Anda Bahagia, Benarkah?

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pada saat yang sama, bukti menunjukkan banyak orang lajang memilih untuk terus sendirian dan tetap menjalani hidup bahagia.

Orang lajang bisa merasa aman maupun tidak

Dalam penelitian terbaru kami, tim psikolog sosial dan klinis kami meneliti gaya keterikatan orang lajang dan bagaimana kaitannya dengan kebahagiaan dan kesejahteraan mereka.

Kami melakukan dua penelitian, satu terhadap 482 orang yang masih single di usia muda dan yang lainnya terhadap 400 orang yang sudah lama melajang. Kami menemukan secara keseluruhan 78% dikategorikan "insecure", dan 22% lainnya dikategorikan "secure" atau yakin terhadap diri dan pilihannya.

Pengamatan lebih dekat atas hasil ini menunjukkan empat subkelompok lajang yang berbeda:

  • lajang yang secure relatif nyaman dengan keintiman dan kedekatan dalam hubungan (22%)
  • para lajang yang cemas (anxious) mempertanyakan apakah mereka dicintai oleh orang lain dan khawatir ditolak (37%)
  • para lajang yang menghindar (avoidant) merasa tidak nyaman berada dekat dengan orang lain dan memprioritaskan kemandirian mereka (23% dari para lajang yang lebih muda dan 11% dari para lajang yang lebih tua dan sudah lama tinggal)
  • para lajang yang takut (fearful) memiliki kecemasan akan pengabaian, namun sekaligus merasa tidak nyaman dengan keintiman dan kedekatan (16% dari para lajang yang lebih muda dan 28% dari para lajang yang lebih tua dan sudah lama lajang).

Kehidupan lajang itu menantang, tetapi para lajang juga bisa merasa aman dan berkembang

Temuan kami juga mengungkapkan bahwa subkelompok lajang yang berbeda-beda ini memiliki pengalaman dan hasil yang berbeda pula.

Para lajang yang secure dan merasa senang menjadi lajang memiliki lebih banyak hubungan nonromantis dan hubungan yang lebih baik dengan keluarga dan teman. Mereka memenuhi kebutuhan seksualnya di luar hubungan romantis dan merasa lebih bahagia dengan kehidupan mereka secara keseluruhan. Menariknya, kelompok ini memiliki minat yang moderat untuk menjalin hubungan romantis di masa depan.

Para lajang yang cemas cenderung menjadi orang yang paling khawatir menjadi lajang, tak percaya diri, merasa kurang didukung oleh orang-orang terdekat, dan memiliki tingkat kepuasan hidup yang paling rendah di antara semua subkelompok.

Para lajang yang menghindar menunjukkan minat yang paling kecil untuk menjalin hubungan romantis dan dalam banyak hal tampak puas dengan kehidupan lajang. Namun, mereka juga memiliki lebih sedikit teman dan hubungan dekat, dan umumnya kurang puas dengan hubungan ini dibandingkan para lajang yang secure. Para lajang yang menghindar juga melaporkan bahwa hidup mereka kurang bermakna dan cenderung kurang bahagia dibandingkan para lajang yang aman.

Para lajang yang merasa takut mengalami lebih banyak kesulitan dalam menjalani hubungan dekat dibandingkan para lajang yang merasa aman. Misalnya, mereka kurang mampu mengatur emosinya, dan kurang puas dengan kualitas hubungan dekat mereka agar tetap melajang. Mereka juga melaporkan tingkat kepuasan hidup terendah di seluruh subkelompok.

Kehidupan lajang tidak melulu suram

Temuan-temuan ini harus dipertimbangkan bersamaan dengan beberapa poin yang relevan. Pertama, meskipun sebagian besar lajang dalam sampel kami merasa insecure (78%), cukup banyak orang yang merasa aman dan bahagia (22%).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.