Anime Berusia Satu Abad Ditemukan di Jepang
📅 Selasa, 07 Mei 2024, 18:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: NHK
TOKYO - Anime yang dibuat sekitar satu abad yang lalu di Jepang ditemukan baru-baru ini. Anime ini memberikan pencerahan baru di industri tersebut.
Seorang pakar mengatakan hanya sedikit film dari era tersebut yang bertahan hingga saat ini, maka karya yang baru ditemukan ini akan sangat membantu dalam memahami produksi anime pada masa itu.
Film tersebut menggambarkan seorang anak yang menggunakan pisau dan garpu untuk makan. Film itu juga menggambarkan seorang anak lainnya sedang memakan sesuatu dari tas.
"Film bisu yang diproduksi sekitar tahun 1923 itu ditemukan di antara barang-barang milik mendiang penggemar berat film bioskop," lapor kantor berita NHK, Senin (6/5).
Dikatakan film tersebut diproduksi oleh perusahaan yang menjual sikat gigi dan kebutuhan harian lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perusahaan tersebut yang kini bernama Lion saat ini menyimpan film tersebut dan mengatakan bahwa karya itu dibuat oleh Seitaro Kitayama.
Kitayama merupakan seorang pencipta animasi pada awal abad ke-20. Ia mendirikan perusahaan animasi yang menghasilkan beberapa artis terkemuka di industri tersebut. Namun, hanya sedikit film besutan Kitayama yang masih bertahan hingga kini.
Cucu Kitayama, Takeshi Yasuda, mengatakan huruf yang digunakan dalam film yang baru ditemukan itu mirip dengan tulisan tangan Kitayama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Film tersebut diberi judul Kesehatan Gigi. Anime berdurasi 8 setengah menit ini dibuat sebagai film edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pencegahan gigi berlubang.
Seorang pakar anime mengatakan ia dapat melihat dengan jelas maksud dari film pendek tersebut.
Akiko Sano, Lektor Kepala Universitas Doshisha mengatakan orang-orang tertarik pada wajah yang relatif besar di depan, menatap lurus ke arah penonton. Hal ini tampaknya mempertimbangkan tujuan film tersebut, yaitu untuk iklan.
Anime belum diakui sebagai industri pada saat itu. Pakar mengatakan para pencipta pada masa itu menggunakan berbagai metode untuk meningkatkan ekspresi karya mereka, sama seperti para pencipta saat ini. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!