Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Tertinggal 0-2

📅 Minggu, 05 Mei 2024, 19:26 WIB | Oleh:
Indonesia Tertinggal 0-2 Doc: WANG Zhao/AFP
Ket. Ganda Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menghadapi ganda China Wang Chang/Liang Wei Keng dalam final Piala Thomas 2024 di Chengdu, China, pada 5 Mei 2024.

JAKARTA - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tak mampu keluar dari tekanan permainan ganda tuan rumah pada pertandingan kedua babak final Piala Thomas 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu.

Fajar/Rian kalah 18-21, 21-17, 17-21 dalam permainan sangat ketat melawan ganda China Liang Wei Keng/Wang Chang.

Hasil tersebut membuat Indonesia tertinggal 2-0 setelah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting takluk di tangan unggulan tuan rumah Shi Yu Qi dalam skor 17-21, 6-21 pada pertandingan pertama final ini.

Gim pertama Fajar/Rian berhasil mencuri angka pertama yang menjadi awal berlangsungnya pertandingan yang intens. Ganda Indonesia peringkat tujuh dunia itu menjaga selisih angka hingga enam poin pada kedudukan 10-4.

Fajar/Rian kemudian unggul hingga paruh pertandingan, namun Liang/Wang yang berusaha keras mengejar ketertinggalan akhirnya menyalip 13-12.

Momen tersebut menjadi awal bagi ganda China untuk bangkit. Kejar-kejaran angka tak bisa dihindari, Fajar/Rian tak mampu menahan serangan Liang/Wang untuk melepas gim pertama 18-21.

Pada gim kedua, Fajar/Rian kembali lebih dulu mengambil angka. Permainan intens terjadi sejak awal hingga Liang/Wang unggul 11-10 pada paruh gim kedua.

Ganda Indonesia sempat mendapat kartu kuning saat kedudukan 15-13, namun mereka berhasil merebut gim kedua 21-17.

Pertandingan semakin memanas pada gim ketiga. Pendukung kedua tim mengeluarkan semangat berapi-api hingga wasit meminta penonton untuk tenang, kemudian memperingatkan kedua pasangan agar bersiap lebih cepat.

Fajar/Rian berhasil memperlebar selisih angka pada kedudukan 8-4, namun Liang/Wang menyamakan kedudukan. Ganda Indonesia itu kemudian bangkit untuk unggul pada paruh gim ketiga.

Ganda China terus membuntuti poin Fajar/Rian pada paruh kedua gim ketiga. Liang/Wang menyamakan skor, saling berebut angka tak terelakkan, hingga unggul pada kedudukan 18-17, dan merebut kemenangan.

Ini merupakan penampilan final Piala Thomas ke-22 bagi skuad Merah Putih, serta final ketiga mereka secara berturut-turut.

Piala Thomas terakhir dibawa pulang oleh tim putra Indonesia pada 2020 di Aarhus, Denmark. Kemenangan tersebut merupakan pencapaian yang sangat diapresiasi para penggemar bulu tangkis, karena Indonesia berhasil memboyong Piala Thomassetelah puasa gelar selama 19 tahun lamanya.

Namun, pada edisi 2022, Indonesia keluar sebagai runner up setelah kalah dari tim putra India.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.