Paus Fransiskus Ajak Umat Berdoa untuk Perdamaian

Jumat, 03 Mei 2024, 00:00 WIB

ATHENA - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Rabu (1/5), mengajak seluruh umat Katolik untuk berdoa bagi perdamaian dan korban perang. "Perang selalu menjadi kekalahan," kata Paus Fransiskus seraya menyerukan doa bagi mereka yang menderita akibat perang di Ukraina dan Palestina.

Seperti dikutip dari Antara, Paus Fransiskus di depan umat yang berkumpul di Vatikan pada audiensi umum juga menyoroti kondisi parah yang dialami pengungsi Rohingya di Myanmar akibat perang saudara. "Mari kita berdoa demi perdamaian. Mari kita meminta perdamaian sejati bagi mereka dan seluruh dunia," katanya.

Ket. Foto: Paus Fransiskus menghadiri audiensi umum mingguan di aula Paulus-VI di Vatikan, Rabu (1/5). — Sumber: AFP/ANDREAS SOLARO

Secara khusus, Paus mengecam industri senjata yang disebutnya telah mengambil keuntungan dari kematian. Paus mengatakan saat ini investasi yang menghasilkan pendapatan terbesar adalah pabrik-pabrik senjata. "Mendapat keuntungan dari kematian adalah hal yang sangat buruk," katanya seperti dikutip Vatican News.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dan Menlu Prancis Stephane Sejourne mengadakan pembicaraan di Kairo, pada Rabu, membahas upaya mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.

Selesaikan Krisis Gaza

Shoukry dan Sejourne mencari cara untuk menyelesaikan krisis di Gaza, demikian menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sejourne tiba di Kairo pada Rabu pagi dalam kunjungan tak terjadwal di tengah laporan adanya kemungkinan perjanjian gencatan senjata antara Hamas dan Israel untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Saluran TV pemerintah Mesir, Al Qahera News, mengatakan pembicaraan itu berlangsung dengan pihak terkait untuk menyelesaikan poin-poin yang bertentangan antara Israel dan Hamas.

Pertemuan tak langsung Israel dengan Hamas telah berlangsung di Kairo dan Doha dengan tujuan mencapai kesepakatan yang mencakup pertukaran tahanan, di mana warga Israel yang ditawan akan dibebaskan dengan imbalan pembebasan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Tel Aviv meyakini lebih dari 130 warga Israel ditahan di Gaza, sementara Israel memenjarakan sekitar 9.100 warga Palestina.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, pada Senin, mengatakan Israel memberikan Hamas tawaran "murah hati" untuk dapat membebaskan warga Israel yang ditawan, dengan potensi tercapainya gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Selasa, bersumpah akan menyerang Rafah, tempat tinggal bagi lebih dari 1,4 juta penduduk Palestina yang mengungsi, dengan atau tanpa perjanjian gencatan senjata dengan Hamas.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mengemukakan kekhawatiran mengenai situasi di Timur Tengah serta menyerukan untuk terus dilakukan dialog dan diplomasi.

"Saya akan terus mengikuti situasi di Timur Tengah dengan keprihatinan dan kesedihan. Saya menegaskan kembali permohonan untuk tidak menyerah pada klaim perang, tetapi lebih memprioritaskan dialog dan diplomasi, yang dapat mencapai banyak hal," kata Paus Fransiskus.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.